Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam penyusunan bahan ajar yang adaptif terhadap karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMP Negeri 2 Sigi dalam memanfaatkan AI, khususnya ChatGPT, guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berdiferensiasi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan intensif, praktik penyusunan bahan ajar berbasis AI, serta evaluasi berkelanjutan selama satu bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital, keterampilan teknis, serta kreativitas guru dalam pembuatan modul ajar interaktif dan kontekstual. Selain itu, terbentuk komunitas belajar mandiri yang mendorong inovasi berkelanjutan di lingkungan sekolah. Program ini membuktikan bahwa pelatihan partisipatif disertai pendampingan intensif mampu mengatasi keterbatasan infrastruktur dan literasi digital, serta menjadi strategi efektif dalam mewujudkan transformasi pembelajaran digital di daerah berkembang. Kegiatan ini diharapkan menjadi model replikasi bagi guru-guru sekolah lain dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan sebagai bagian integral inovasi Kurikulum Merdeka
Copyrights © 2025