Transformasi digital menuntut pelaku UMKM untuk mengadaptasi teknologi dalam operasional bisnis, termasuk dalam hal pencatatan keuangan dan strategi pemasaran. Namun, banyak pelaku UMKM yang masih terbatas dalam pemahaman akuntansi dasar dan belum memanfaatkan digital marketing secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait penerapan digital marketing serta pembukuan keuangan akuntansi sederhana kepada pelaku UMKM produk kue semprong di Desa Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan langsung, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan media sosial untuk pemasaran, penyusunan laporan laba rugi berbasis Excel, dan literasi akuntansi sesuai SAK EMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam pencatatan keuangan secara digital serta pemahaman mengenai strategi pemasaran berbasis platform online. Kegiatan ini mendorong efisiensi operasional, akurasi laporan keuangan, serta potensi perluasan pasar secara signifikan. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa pelaku UMKM mulai mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta menyusun laporan keuangan yang lebih terstruktur. Program edukasi ini direkomendasikan untuk direplikasi pada sektor UMKM lainnya yang menghadapi tantangan serupa
Copyrights © 2025