Jurnal Pharmacopoeia
Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026

Studi Etnofarmakologi Tanaman Obat Demam Oleh Penyehat Tradisional Di Desa Talang Pauh Kabupaten Bengkulu Tengah

Cindy Darma Prasiska (Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu)
Ikhsan (Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu)
Reza Rahmawati (Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu)
Suci Rahmawati (Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu)
Rizqa Hasanah (Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

Demam merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi dan sering ditangani secara tradisional oleh masyarakat perdesaan menggunakan tanaman obat berdasarkan pengetahuan turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan jenis tanaman obat, bagian tanaman yang digunakan, cara pengolahan, serta cara penggunaan tanaman obat oleh penyehat tradisional dalam mengatasi demam di Desa Talang Pauh, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling terhadap 12 orang penyehat tradisional. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi langsung, kemudian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel serta uraian naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 29 spesies tanaman obat yang dimanfaatkan untuk mengatasi demam. Spesies tanaman yang paling banyak di gunakan oleh penyehat tradisional  Adalah melur (Jasminum sambac L ).  Bagian tanaman yang paling banyak digunakan adalah daun, diikuti oleh rimpang, akar, kulit batang, bonggol, dan air kelapa. Metode pengolahan yang dominan adalah perebusan, sedangkan cara penggunaan paling umum adalah diminum, selain digunakan sebagai kompres, diusapkan, dan dimandikan. Dominasi penggunaan daun menunjukkan pertimbangan aspek ketersediaan, kemudahan pengolahan, serta keberlanjutan sumber daya. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik pengobatan tradisional di Desa Talang Pauh masih lestari dan memiliki potensi untuk dikaji lebih lanjut secara ilmiah sebagai dasar pengembangan fitofarmaka berbasis kearifan lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pharmacopoeia

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Pharmacopoeia (JPharmaco) O-ISSN: 2809-4573 is an official journal published by Pharmacy Program, Health Analyst Department, Health Polytechnic of Bengkulu which the articles can be accessed and downloaded online by the public (open access journal). This journal is a national peer-reviewed ...