Jurnal Abdidas
Vol. 7 No. 2 (2026): April

Penerapan Teknologi Sanitasi Air Bersih dan Pemulihan Lingkungan Pascabencana di Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar

Mellia Fransiska (Universitas Prima Nusantara Bukittinggi)
Evi Susanti (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Fauzi Ashra (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Lady Wizia (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Yuhendri Putra (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Diana Fanti Sukma Perdana (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Indrie Aulia Rifni (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Ega Aprisia (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Dina Ediana (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Rini Suryanti (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)
Meutia Askina (Universitas Prima Nusantara, Bukittinggi)



Article Info

Publish Date
07 Apr 2026

Abstract

Kenagarian Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan berada pada jalur aliran sungai dan dataran rendah yang secara historis sering terdampak galodo. Berdasarkan laporan dan pendataan awal BPBD Tanah Datar, galodo berdampak pada ±850–900 kepala keluarga atau ±3.200–3.500 jiwa di Kecamatan Batipuh Selatan. Sekitar 35–40% rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat, sementara infrastruktur lingkungan seperti saluran air, sumur gali, dan jaringan air bersih mengalami kerusakan dan pencemaran akibat lumpur serta material banjir. Tujuan kegiatan: menerapan Teknologi Sanitasi Air Bersih. Kegiatan difokuskan pada penguatan kapasitas kelompok masyarakat nonproduktif secara ekonomi melalui peningkatan aspek manajemen dan sosial kemasyarakatan, serta penerapan teknologi sanitasi air bersih dan pemulihan lingkungan yang sederhana, tepat guna, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dibagi ke dalam dua kelompok mitra, yaitu Mitra 1: Satgas Bencana dan Mitra 2: Linmas. Tahapan pelaksanaan terdiri dari sosialisasi, pendekatan partisipatif dan kolaboratif, penerapan tekonologi dan inovasi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan: identifikasi permasalahan melalui pengumpulan data primer dan dilanjutkan dengan MMD untuk menentukan prioritas, akar penyebab, dan intervensi. Berdasarkan MMD, solusi yang berikan adalah pelatihan manajemen sanitasi air bersih, penyusunan SOP pemeliharaan dan pengawasan tandon air bersih, pemasangan tandon air bersih, penyusunan peta distribusi titik air bersih, dan evaluasi kegiatan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

abdidas

Publisher

Subject

Education Health Professions Mathematics Public Health Social Sciences Other

Description

The focus and scope of the Abdidas Journal covers the results of research and community service in the field of education and health both conducted by teachers, lecturers, health workers and other independent ...