Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Mendalam Sistem Surveilans HIV/AIDS Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Di Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang Aprisia, Ega; Nursal, Dien Anggraini; Djafri, Defriman
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2628

Abstract

Surveilans data terkait kesehatan yang berkesinambungan dan sistematis. Tujuan dari laporan ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan sistem surveilans HIV/AIDS di Dinas Kota Padang Panjang. Metode pengumpulan data melalui wawancara kepada pada pemegang program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kota Padang pada tanggal 20-24 Agustus 2023 menggunakan kuesioner serta observasi dokumen untuk melihat pelaksanaan pelaporan sistem surveilans dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh informasi mendalam dari informan/sumber data tentang kegiatan yang dilakukan untuk menjelaskan keadaan sebenarnya di lapangan. Subjek penelitian adalah petugas surveilans HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kota Padang, petugas HIV/AIDS Puskesmas dan Kasi Surveilans Dinas Kesehatan Kota Padang. Variabel yang dievaluasi adalah data ketenagaan, sarana prasarana, komponen system surveilans dan atribut. Hasil dalam laporan ini berdasarkan evaluasi komponen input, proses dan output terdapat permasalahan sistem surveilans HIV/AIDS di Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang yaitu Belum adanya pelatihan khusus yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang terkait Sumber Daya Manusia di masing-masing puskesmas. Kesimpulannya adalah perlu Menyelenggarakan pelatihan terutama kepada pemegang program HIV/AIDS diseluruh puskesmas guna meningkatkan kapasitas pemegang program. Disarankan bagi Dinas Kesehatan Kota agar dapat melakukan pelatihan serta bimbingan teknis terhadap petugas surveilans HIV/AIDS  puskesmas secara berkala sehingga dapat meningkatkan keterampilan petugas dalam menggambil atau mengumpulkan data.
Penerapan Teknologi Sanitasi Air Bersih dan Pemulihan Lingkungan Pascabencana di Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar Mellia Fransiska; Evi Susanti; Fauzi Ashra; Lady Wizia; Yuhendri Putra; Diana Fanti Sukma Perdana; Indrie Aulia Rifni; Ega Aprisia; Dina Ediana; Rini Suryanti; Meutia Askina
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i2.1325

Abstract

Kenagarian Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan berada pada jalur aliran sungai dan dataran rendah yang secara historis sering terdampak galodo. Berdasarkan laporan dan pendataan awal BPBD Tanah Datar, galodo berdampak pada ±850–900 kepala keluarga atau ±3.200–3.500 jiwa di Kecamatan Batipuh Selatan. Sekitar 35–40% rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat, sementara infrastruktur lingkungan seperti saluran air, sumur gali, dan jaringan air bersih mengalami kerusakan dan pencemaran akibat lumpur serta material banjir. Tujuan kegiatan: menerapan Teknologi Sanitasi Air Bersih. Kegiatan difokuskan pada penguatan kapasitas kelompok masyarakat nonproduktif secara ekonomi melalui peningkatan aspek manajemen dan sosial kemasyarakatan, serta penerapan teknologi sanitasi air bersih dan pemulihan lingkungan yang sederhana, tepat guna, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dibagi ke dalam dua kelompok mitra, yaitu Mitra 1: Satgas Bencana dan Mitra 2: Linmas. Tahapan pelaksanaan terdiri dari sosialisasi, pendekatan partisipatif dan kolaboratif, penerapan tekonologi dan inovasi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan: identifikasi permasalahan melalui pengumpulan data primer dan dilanjutkan dengan MMD untuk menentukan prioritas, akar penyebab, dan intervensi. Berdasarkan MMD, solusi yang berikan adalah pelatihan manajemen sanitasi air bersih, penyusunan SOP pemeliharaan dan pengawasan tandon air bersih, pemasangan tandon air bersih, penyusunan peta distribusi titik air bersih, dan evaluasi kegiatan.