Pemanfaatan aplikasi kesehatan digital dalam pengendalian tuberkulosis (TB) menuntut kesiapan kader puskesmas sebagai pendamping pasien di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader puskesmas dalam mengadopsi dan memanfaatkan aplikasi TB Care melalui pendampingan berbasis partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 20 kader Puskesmas Tamansari, Kota Tasikmalaya, melalui lima tahap, yaitu identifikasi masalah bersama mitra, analisis kebutuhan dan perencanaan pendampingan, pelaksanaan pendampingan, evaluasi dampak pendampingan, dan tindak lanjut. Pendampingan mengombinasikan tutorial terstruktur, praktik langsung, dan evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, kepercayaan diri, dan partisipasi kader dalam penggunaan aplikasi TB Care. Kontribusi utama kegiatan ini terletak pada penerapan model pendampingan kader puskesmas dalam adopsi aplikasi kesehatan digital, yang menegaskan pentingnya pendekatan pendampingan yang berkelanjutan dan adaptif untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi TB Care dalam upaya pengendalian TB di tingkat masyarakat.
Copyrights © 2026