Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kurikulum berbasis cinta dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI Assalam Martapura. Kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang, empati, dan hubungan humanis sebagai inti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kurikulum berbasis cinta di MI Assalam Martapura dilakukan secara sistematis melalui perencanaan pembelajaran, proses interaksi di kelas, serta pembentukan budaya sekolah yang religius dan inklusif. Guru berperan sebagai fasilitator sekaligus teladan dalam menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, dan kepedulian sosial. Implementasi ini berdampak pada peningkatan sikap religius siswa, hubungan sosial yang harmonis, serta menurunnya perilaku negatif di lingkungan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum berbasis cinta efektif dalam memperkuat dimensi afektif dan spiritual dalam pembelajaran PAI. Pendekatan ini dapat menjadi model alternatif dalam pengembangan pendidikan Islam yang lebih humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Copyrights © 2026