Pembentukan sikap demokratis pada usia sekolah dasar merupakan fondasi penting bagi demokrasi substantif, namun pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) sering kali terjebak pada orientasi kognitif semata. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual integrasi komik edukatif dan diskusi deliberatif untuk mengembangkan sikap demokratis siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis sintesis konseptual terhadap 68 artikel jurnal internasional terbitan 2016–2024 yang diambil dari database Scopus, Web of Science, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara representasi nilai demokrasi dan praktik deliberatif dalam literatur existing. Kerangka konseptual yang dihasilkan terdiri dari empat lapisan desain operasional: naratif konflik demokratis autentik, representasi visual-semiotik nilai, dialogis melalui pertanyaan pemandu, dan partisipatif melalui struktur diskusi terpandu. Simpulan penelitian ini adalah komik edukatif berfungsi sebagai boundary object yang menghubungkan representasi simbolik nilai dengan praktik sosial, sehingga memerlukan desain media yang secara intensional merekayasa pengalaman afektif dan perilaku demokratis.
Copyrights © 2026