Gusti Ngurah Arya Yudaparmita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN JASMANI DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH DAN PROFESIONALISME GURU Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; Komang Surya Adnyana
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.932

Abstract

AbstrakPembelajaran jarak jauh menjadi tantangan tersendiri terutama untuk guru mata pelajaran Penjas. Guru Penjas dituntut untuk mampu menampilkan profesionalismemya yang meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dengan mengadaptasi perkembangan ilmu pengetahuan dan tekonologi. Pembelajaran Penjas dengan sistem pembelajaran jarak jauh tentunya harus mampu untuk meningkatkan tarap kebugaran siswa, keterampilan motorik dan nilai-nilai yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan sosial. Tulisan ini bertujuan untuk menawarkan gagasan mengenai guru Penjas dan tantangan pembelajaran jarak jauh yang berdampak pada terjadinya perubahan-perubahan pada aspek pembelajaran. Penguasaan dan pembaharuan materi pembelajaran, inovasi pembelajaran, kecakapan bersosialisasi, dan sikap pribadi luhur diaktualisasikan dalam tugas pembelajaran dengan menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan sistem pembelajaran jarak jauh. Guru Penjas sebagai bagian integral dari guru mata pelajaran lain, mempunyai tanggung jawab profesi sekaligus tanggung jawab moral dalam menyiapkan generasi muda bangsa yang berwawasan-intelektual, bernilai karakter, dan cakap-terampil sebagai guru yang tangguh dalam mengemban profesionalisme di masa pandemin covid-19.Kata Kunci:Pembelajaran Penjas, Profesionalisme Guru, Pembelajaran Jarak Jauh
Dari representasi ke praktik: kerangka konseptual integrasi komik edukatif dan diskusi deliberatif untuk sikap demokratis siswa sekolah dasar Made Ari Susmilawati; Gusti Ngurah Arya Yudaparmita; I Ketut Suparya
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1199400

Abstract

Pembentukan sikap demokratis pada usia sekolah dasar merupakan fondasi penting bagi demokrasi substantif, namun pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) sering kali terjebak pada orientasi kognitif semata. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual integrasi komik edukatif dan diskusi deliberatif untuk mengembangkan sikap demokratis siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis sintesis konseptual terhadap 68 artikel jurnal internasional terbitan 2016–2024 yang diambil dari database Scopus, Web of Science, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara representasi nilai demokrasi dan praktik deliberatif dalam literatur existing. Kerangka konseptual yang dihasilkan terdiri dari empat lapisan desain operasional: naratif konflik demokratis autentik, representasi visual-semiotik nilai, dialogis melalui pertanyaan pemandu, dan partisipatif melalui struktur diskusi terpandu. Simpulan penelitian ini adalah komik edukatif berfungsi sebagai boundary object yang menghubungkan representasi simbolik nilai dengan praktik sosial, sehingga memerlukan desain media yang secara intensional merekayasa pengalaman afektif dan perilaku demokratis.