Media memiliki kuasa untuk mengangkat citra kelompok tertentu dan memengaruhi masyarakat, salah satunya pada wacana representasi pengusaha transportasi akibat kebijakan PPKM. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis wacana representasi pengusaha transportasi terhadap kebijakan PPKM dalam pemberitaan Murianews. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan model analisis wacana kritis Norman Fairclough. Teknik pengambilan data menggunakan dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga representasi pengusaha transportasi terhadap kebijakan PPKM: (1) pengusaha transportasi menyatakan menyerah dengan adanya kebijakan PPKM yang diterapkan pemerintah, (2) pengusaha transportasi telah melakukan berbagai cara untuk bertahan di masa pandemi, dan (3) kebijakan relaksasi kredit yang dikeluarkan oleh pemerintah faktanya belum mampu membantu pengusaha transportasi.
Copyrights © 2022