Pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan nasional, terutama bagi negara kepulauan yang memiliki ketergantungan besar terhadap sektor kelautan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis peran kearifan lokal berupa lilifuk dan mane’e, dalam pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kearifan lokal Lilifuk dan Mane’e memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan di Indonesia. Lilifuk berfungsi sebagai sistem konservasi melalui penutupan kawasan untuk mendukung regenerasi sumber daya, sedangkan Mane’e merupakan sistem pemanfaatan kolektif berbasis adat yang mengatur penangkapan ikan secara terkontrol.
Copyrights © 2026