Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka menjadi salah satu strategi penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan nilai religius dengan nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam implementasi P5 dalam pembelajaran PAI serta memahami pengalaman guru dan peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis untuk menggali pengalaman subjektif guru dan peserta didik dalam pelaksanaan P5. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 dalam pembelajaran PAI mampu memperkuat internalisasi nilai religius, tanggung jawab, gotong royong, serta kepedulian sosial peserta didik. Kegiatan projek yang terintegrasi dengan materi PAI juga meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Namun demikian, pelaksanaan P5 masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap desain projek serta keterbatasan waktu pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru serta dukungan kelembagaan agar implementasi P5 dalam pembelajaran PAI dapat berjalan secara optimal.
Copyrights © 2026