Penelitian ini bertujuan untuk memetakan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan menunggu giliran (turn-taking) pada anak usia dini melalui tinjauan sistematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pedoman PRISMA 2020, yang menyeleksi 17 artikel dari 654 publikasi tahun 2010–2025. Hasil penelitian menunjukkan empat strategi utama yang konsisten meningkatkan kemampuan menunggu giliran, yaitu permainan tradisional, bermain peran, kegiatan kolaboratif berbasis proyek, serta intervensi regulasi emosi. Permainan tradisional dan role play terbukti paling dominan dalam meningkatkan kesabaran, kepatuhan aturan, dan interaksi prososial anak. Temuan juga mengidentifikasi hambatan yang sering dihadapi guru, seperti regulasi emosi anak yang rendah, kebiasaan instan dari rumah, keterbatasan media, dan tingginya rasio siswa. Sebagai kontribusi baru, penelitian ini merupakan pemetaan komprehensif yang mensintesis strategi, efektivitas, dan hambatan pengembangan turn-taking pada anak usia dini dalam suatu kerangka analisis tematik terpadu. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis aktivitas terstruktur berperan penting dalam mengembangkan kemampuan menunggu giliran pada anak usia dini.
Copyrights © 2026