Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif metode bermain dalam proses belajar di kelas okupasi untuk anak-anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah anak-anak usia dini yang mengikuti kelas okupasi, dan data dikumpulkan dengan cara mengamati, melakukan wawancara, serta mencatat dokumen terkait. Analisis data dilakukan secara induktif dengan mengikuti beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain dapat meningkatkan partisipasi anak dalam belajar, memperkuat kemampuan gerak motorik, kemampuan sosial dan emosional, serta kemampuan anak dalam menyesuaikan diri dengan aktivitas sehari-hari. Anak semakin rajin, tertarik, dan bisa berkomunikasi dengan sekitar secara lebih baik. Selain itu, bermain juga membantu anak menjadi lebih mandiri dan lebih baik dalam memecahkan masalah. Dengan demikian, bermain terbukti menjadi cara yang efektif dalam pembelajaran di kelas okupasi untuk mendukung pertumbuhan anak usia dini secara menyeluruh. Penelitian ini membantu para pendidik dan orang yang bekerja di bidang pendidikan untuk menciptakan model pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan tumbuh kembang anak.
Copyrights © 2026