Pembelajaran biologi di Sekolah Menengah Atas harus mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa melalui proses belajar yang relevan dengan konteks. Analisis terhadap implementasi strategi PBL berbasis kearifan lokal dilakukan karena model ini mampu menghadirkan masalah kontekstual yang mendorong siswa aktif melakukan penyelidikan, diskusi, dan membangun pemahaman secara mandiri. Melalui desain deskriptif kualitatif, informasi digali menggunakan teknik pengamatan langsung dan wawancara tertulis digital melalui platform Google Form. Data yang terkumpul diproses melalui tahapan kondensasi atau reduksi, penyajian secara naratif, dan penarikan kesimpulan yang kredibel. Hasil penelitian bahwa langkah-langkah dalam pembelajaran berorientasi pada masalah telah dilaksanakan dengan baik dengan kategori baik hingga sangat baik pada beberapa aspek, serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan berfokus pada siswa. Penggunaan PBL yang dikombinasikan dengan potensi lokal mampu memperbaiki aktivitas belajar siswa, tetapi memerlukan perencanaan materi pembelajaran dan manajemen waktu yang lebih baik agar dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan bermakna.
Copyrights © 2026