Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan Model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat gotong royong di antara peserta didik kelas V di SDN Sukabela dalam sesi Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan Model Cooperative Learning, peserta didik cenderung bekerja secara mandiri dan proses pembelajaran masih berpusat pada guru. Perilaku sosial peserta didik mengalami perubahan yang signifikan setelah model tersebut diterapkan. Mereka mulai mengambil peran aktif dalam kelompok, saling membantu, berbagi tanggung jawab, dan menunjukkan rasa tanggung jawab. Guru juga berperan sebagai fasilitator, memberikan arahan, dan mendorong perilaku kooperatif. Lingkungan di kelas menjadi lebih hidup, menyenangkan, dan mendukung. Inovasi media sederhana dapat membantu guru mengatasi tantangan yang dihadapi, yang terutama terkait dengan kelangkaan permainan berbasis teknologi. Secara keseluruhan, konsep Model Cooperative Learning telah berhasil mendorong semangat kerja sama di antara peserta didik dan membentuk kepribadian mereka menjadi lebih bertanggung jawab, kooperatif, dan penuh kasih sayang.
Copyrights © 2026