AKI dan AKB di Indonesia masih cukup tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN dan salah satu upaya untuk menurunkan angka tersebut melalui Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). P4K merupakan salah satu upaya mencapai desa siaga melalui peningkatan akses dan mutu pelayanan antenatal, pertolongan persalinan, pencegahan komplikasi dan keluarga berencana oleh bidan. Diperlukan kerjasama bidan dengan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan P4K. Pihak-pihak yang dimaksud disini salah satunya yaitu kader posyandu. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu dan masyarakat tentang pentingnya P4K. Metode yang diberikan dengan penyuluhan menggunakan media LCD, buku KIA dan Leaft let. Hasil akhir dari pengabdian ini didapatkan pada kader posyandu, ibu hamil dan masyarakat memiliki pengetahuan baik tentang P4K (93,6) dimana nilai sebelum penyuluhan sebesar 65,6. Peningkatan pengetahuan ini bertujuan agar kader posyandu dan masyarakat mendapatkan informasi tentang pentingnya Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), sehingga masyarakat mendapatkan penanganan/ pendampingan yang baik dalam kehamilannya. Diharapkan program ini terus berlanjut sehingga turut serta mensukseskan program pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui program desa siaga. Kata kunci: Edukasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), desa siaga, kader kesehatan
Copyrights © 2024