Latar Belakang: Cedera dan keadaan darurat medis sering terjadi di pendidikan anak usia dini karena kerentanan perkembangan anak. Guru taman kanak-kanak berperan sebagai penolong pertama, sehingga pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama sangat penting untuk memberikan respons cepat, mencegah komplikasi, mengurangi keparahan cedera, dan menyelamatkan nyawa. Tujuan: Untuk mengidentifikasi dan merangkum literatur yang tersedia tentang efek program pelatihan pertolongan pertama bagi guru taman kanak-kanak di lingkungan pendidikan anak usia dini. Metode: Basis data elektronik seperti PubMed, ScienceDirect, dan Sage Journals digunakan untuk mencari studi antara tahun 2020 dan 2025 yang menyebutkan pelatihan pertolongan pertama di kalangan guru prasekolah. Studi ini menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR). Hasil: Tinjauan cakupan mengidentifikasi lima artikel penelitian yang relevan. Intervensi berupa pelatihan pendidikan seperti pelatihan berbasis simulasi dan praktik langsung, termasuk bermain peran dan praktik menggunakan manekin, secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama guru prasekolah. Kesimpulan: Pelatihan pertolongan pertama secara signifikan meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri, dan kesiapan yang dirasakan oleh guru taman kanak-kanak, terutama ketika menggabungkan metode simulasi dan praktik langsung
Copyrights © 2026