Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGARUH FUNGSI PENGARAHAN KETUA TIM TERHADAP KINERJA PERAWAT DI KABUPATEN INDRAMAYU Wiwin Nur Aeni; Winani Winani; Aan Setianingsih
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 7 No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.823 KB) | DOI: 10.36973/jkih.v7i1.161

Abstract

Kinerja perawat akan mempengaruhi lama hari rawat pasien, tingkat kepuasan pasien, juga citra rumah sakit. Pengelolaan pelayanan keperawatan dapat dioptimalkan salah satunya melalui fungsi pengarahan dari ketua tim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fungsi pengarahan ketua tim terhadap kinerja perawat di salah satu RS di Kabupaten Indramayu.Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah perawat di instalasi rawat inap salah satu RS di Kabupaten Indramayu. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 70 perawat. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner untuk variabel pengarahan dan lembar observasi untuk variabel kinerja. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pengarahan ketua tim sebanyak 52,9 % masih dikategorikan kurang baik dan kinerja perawat sebanyak 57,1 % kurang baik.Kesimpulan: Terdapat pengaruh fungsi pengarahan ketua tim terhadap kinerjaperawat (P value 0,000).Saran: diharapkan ketua tim dapat meningkatkan pengarahan terhadap perawat.
Gambaran Pengetahuan Orang Tua tentang Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah di Ruang Perinatologi Eleni Kenanga Purbasary; Winani Winani; Siti Wahyuni
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 1 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i1.4694

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah berat bayi ketika dilahirkan tidak mencapai 2500 gram tanpa melihat usia kehamilannya. Pengetahuan yang baik akan menunjang pemberian perawatan yang baik pula terhadap BBLR. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengetahuan orang tua tentang perawatan pada bayi berat lahir rendah.Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki BBLR di Ruang Perinatologi UPTD RSUD Kabupaten Indramayu. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah 55 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua tentang perawatan BBLR sebanyak 32 responden memiliki pengetahuan baik, pengetahuan pencegahan infeksi sebanyak 32 responden memiliki pengetahuan baik, pemberian nutrisi 28 responden memiliki pengetahuan kurang baik, termoregulasi dalam kategori kurang baik sebanyak 29 responden, perawatan metode kanguru (PMK) sebanyak 36 responden memiliki pengetahuan kurang baik, Family Centered Care (FCC) sebanyak 31 responden memiliki pengetahuan kurang baik.Saran penelitian ini untuk memberikan penyuluhan tentang perawatan pada BBLR dirumah kepada orang tua yang memiliki BBLR.
Aplikasi Standar Keperawatan Pada Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Di RSUD Indramayu Bachtiar Efendi; Winani Winani Winani; Adi Suheriyadi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1617.939 KB)

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Indramayu dalam melakukan pelayanannya belum maksimal menjalankan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Pemberian asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien belum berdasarkan standar yang yang telah dikeluarkan oleh organisasi profesi perawat yaitu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hal ini mengakibatkan komunikasi dan dokumentasi asuhan keperawatan yang belum seragam. Sehingga perlu adanya solusi yaitu aplikasi standar keperawatan untuk menyamakan dokumentasi dan komunikasi asuhan keperawatan antar perawat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien/masyarakat. Metodelogi pelaksanaan yang digunakan meliputi : identifikasi masalah dan kebutuhan, analisis dan perencanaan, penyesuaian sistem, uji coba dan evaluasi, serta pelaporan. Hasil dari penyesuaian kebutuhan yang telah dilakukan dituangkan pada suatu aplikasi berbasis android dan website, yang diharapkan dapat membantu perawat memberikan pelayanan sesuai standar. Aplikasi android digunakan perawat dalam melakukan pencatatan tanda dan gejala, yang kemudian oleh system ditentukan secara otomatis diagnosis keperawatan yang telah memenuhi tanda dan gejala mayor 80-100 %. Kemudian perawat mengisi penyebab dari diagnosis keperawatan, menginput tujuan atau luaran beserta kriteria hasilnya dan menginput rencana tindakan beikut poin-poin tindakan tersebut. Pada proses monitoring perawat dapat menginput tindakan yang dilakukan sesuai perencanaan beserta evaluasi dari luaran pasien. Sedangkan pada platform website digunakan oleh kepala ruangan atau perawat ruangan dalam melakukan monitoring perkembangan tindakan yang dilakukan perawat pada asuhan keperawatan. Aplikasi ini telah disosialisasikan dan diuji pada bagian medical bedah RSUD Indramayu
Pengembangan Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan (SILK) Di Politeknik Negeri Indramayu Winani Winani; Bachtiar Efendi; A. Sumarudin
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v6i1.2380

Abstract

Facilities and infrastructure standards are national education standards relating to minimum criteriaregarding study rooms, places to exercise, places of worship, libraries, laboratories, workshops, playgrounds,places for creation and recreation, as well as other learning resources, which are needed to support the learningprocess. including the use of information and communication technology (Government Regulation No. 19 of2005 concerning National Education Standards, 2005). One of these activities is the management of theNursing Laboratory, whose management must comply with standards to support student practice activities.Efforts are being made to support these activities by building a web-based application, namely the NursingLaboratory Information System (NLIS) which can be visited by accessing the Nursing Laboratory SystemInventory page via the URL: http://silk.polindra.ac.id/#. The program is expected to find errors and data thatcan be used for use and is very useful in Documented Recording of incoming and outgoing reports of goods,both medical devices and consumables, the formation of an information system related to recording andreporting on the inventory of tools and consumables, transferring technology, to provide convenience forstudents in using the laboratory, as well as improve the accessibility of data that is presented in a timely andaccurate manner for users.
Pengembangan Aplikasi Standar Keperawatan Pada Asuhan Keperawatan Anak Di RSUD Indramayu Bachtiar Efendi; Winani Winani; Adi Suheryadi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v6i1.2388

Abstract

The Regional General Hospital (RSUD) Indramayu has not implemented the Hospital ManagementInformation System optimally, and also for nursing diagnoses, nursing outcomes, nursinginterventions according to nursing standards have not been included in the system. So that thecommunication and documentation of nursing care that is carried out is still different between fellownurses. In 2021, community service has been held in the form of Application of Standard NursingCare for Medical Surgical Nursing Care at Indramayu Hospital and with this applicationcommunication and documentation of medical surgical nursing care are uniform. So that theIndramayu Hospital asked the Indramayu State Polytechnic to continue community service at theIndramayu Hospital in the pediatric nursing section. The method of implementing communityservice consists of several stages, including: identification of problems and needs, analysis andplanning, system creation, testing and evaluation, and reporting the results of the implementationof service. This community service partnering with RSUD Indramayu produces android-basedapplications and web-based applications and is centered on the server. This application containsthree standard nursing books, namely SDKI, SLKI and SIKI. This application also links the SDKIbook with the SLKI book and links the SDKI book with the SIKI book. The conclusion of communityservice regarding the development of making the application of pediatric nursing standards is the realization of the development of standard nursing applications consisting of an android platformand a website platform, so that the communication of child nursing care becomes uniform.Recording and documentation of uniform pediatric nursing care
PENINGKATAN KOMPETENSI DOSEN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN POLITEKNIK NEGERI INDRAMAYU DALAM PEMANFAATAN NURSING SIMULATOR Ike Puspitaningrum; Winani Winani; Evi Supriatun; Sally Suyatna
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (NADIMAS) Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.735 KB) | DOI: 10.31884/nadimas.v1i1.1

Abstract

Kesuksesan kegiatan pembelajaran dikelas maupun di laboratorium ditunjang oleh kompetensi dosen sebagai fasilitator dari proses pembelajaran. Sebagai seorang fasilitator, dituntut untuk dapat memfasilitasi seluruh kebutuhan mahasiswa untuk mencapai target kompetensi yang telah ditentukan. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu dilakukan persiapan sumber daya dosen melalui peningkatan kompetensi dosen dalam pemanfaatan nursing simulator. Kegiatan ini dikemas sebagai bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam pemanfaatan nursing simulator. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peserta pelatihan mampu melakukan demonstrasi penggunaan nursing simulator. Kemampuan ini diharapkan akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan tercapainya kompetensi mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini berdampak besar pada peningkatan kompetensi para dosen dalam pemanfaatan nursing simulator pada pelaksanaan pembelajaran di laboratorium keperawatan. Mayoritas peserta sudah mengetahui fitur dan fungsi yang terdapat di nursing anne simulator. Selain itu yang paling utama adalah mampu menggunkan nursing anne simulator untuk menunjang pembelajaran. Dengan penguasaan skill ini peserta sudah mampu mengoperasikan nursing anne simulator dengan bimbingan dan melihat panduan. Diharapkan selanjutnya dapat mengperasikan secara mandiri, oleh karena itu kegiatan peningkatan kompetensi ini perlu dilakukan secara berkala.
Hubungan Pengetahuan Perawat Terhadap Penerapan Dokumentasi Proses Keperawatan Berbasis SDKI, SLKI Dan SIKI DI RSUD Indramayu Winani Winani; Bachtiar Efendi; Nurohmat Nurohmat
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 1 No 2 (2022): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol1.Iss2.284

Abstract

Nursing documentation is an obligation that must be carried out by nurses. Nursing documentation consists of formulating nursing diagnoses, making outcomes, and preparing nursing interventions. The purpose of the study: is to determine the relationship between nurses' knowledge of the application of nursing process documentation based on Indonesian nursing diagnosis standards, Indonesian nursing outcomes standards, and Indonesian nursing intervention standards at the Indramayu Regional General Hospital. Methods: descriptive quantitative research. The sampling technique pays attention to the inclusion and exclusion criteria. Results: the significance value (2-tailed) was 0.000. Because the significance value (2-tailed) <0.05, it means that there is a significant relationship between the Nurse Knowledge variable and the Application of Nursing Process Documentation. Discussion: the correlation coefficient of 0.258 means that the strength of the correlation/relationship between nurses' knowledge and the Application of Nursing Process Documentation Based on Indonesian Nursing Diagnosis Standards, Indonesian Nursing Outcomes Standards, and Indonesian Nursing Intervention Standards at the Indramayu Regional General Hospital is a sufficient relationship and the direction of the relationship is positive. In Rank Spearman the criteria are if the value of Sig is less than Alpha (0.05) then H1 is accepted (H0 is Rejected). H1: there is a relationship between nurses' knowledge and the application of Nursing Process Documentation Based on Indonesian Nursing Diagnosis Standards, Indonesian Nursing Outcomes Standards, and Indonesian Nursing Intervention Standards at the Indramayu Regional General Hospital
Penerapan Aplikasi “Desa Sehat” Di Desa Tenajar Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu Bachtiar Efendi; Winani; Hardi, Gilar Wisnu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (NADIMAS) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Nadimas)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/nadimas.v3i1.61

Abstract

Desa diurus oleh pemerintahan desa yaitu dalam rangka untuk kesejahteraan masyarakatnya. Sehingga pemerintah desa mempunyai kewajiban memberikan pelayanan kepada warganya. Pemerintahan Desa merupakan penyelenggara urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Pemerintahan desa ini mempunyai tugas untuk membangun desa tersebut agar menjadi lebih baik sehingga kehidupan warganya lebih sejahtera. Pembangunan Desa ditujukan sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Desa Tenajar, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu bertekad untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Berdasarkan hasil observasi dan pemetaan wilayah menunjukan, adanya kebutuhan masyarakat terkait literasi kesehatan khususnya bagi ibu dan anak dan tindak lanjut penanganan kesehatan. Merujuk pada kondisi tersebut, kami bermaksud menindaklanjuti permasalahan yang ada dengan menerapkan aplikasi “Desa Sehat” yang berbasis android. Aplikasi ini akan diarahkan pada peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat terutama ibu dan anak sehingga menekan angka terjadinya kasus stunting di wilayah Desa Tenajar. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri atas beberapa tahap, antara lain: identifikasi masalah dan kebutuhan, analisis dan perencanaan, pembuatan sistem, uji coba dan evaluasi, serta pelaporan hasil pelaksanaan pengabdian. Pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan aplikasi berbasis android dan terpusat pada server. Aplikasi ini memuat tentang pengguna aplikasi yaitu kepala desa, pembantu kepala desa, admin desa, kader, ketua RT, dan bidan desa. Terwujudnya penerapan aplikasi desa sehat ini pihak desa dapat memantau kesehatan desanya melalui data kesehatan desa dan juga pemberian pertolongan kesehatan kepada warganya sebagai bentuk pertanggungjawaban dari pemerintahan desa.
ANALISIS BATERAI EMERGENCY PADA INKUBATOR BAYI DENGAN VARIASI DAYA LAMPU PIJAR 25 WATT DAN 50 WATT Kurniawan, Yudhy; Wardika; Winani; Utami, Sasi
JURNAL REKAYASA ENERGI Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Rekayasa Energi
Publisher : Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jre.v2i2.42

Abstract

Salah satu penyebab kematian bayi dikarenakan bayi berat lahir rendah (BBLR), kondisi ini banyak dialami oleh bayi prematur, dimana kondisi prematur menyebabkan hipotermia. Untuk itu bayi prematur harus segera mendapatkan perawatan inkubator. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan baterai darurat pada inkubator bayi, sehingga kondisi suhu bayi dalam inkubator tetap terjaga terutama disaat terjadi pemadaman listrik dari PLN. Metode yang dilakukan pada penelitian ini dengan pengujian pada berbagai variasi beban lampu pemanas pada inkubator terhadap baterai darurat yang digunakan. Untuk kapasitas baterai yang digunakan sebesar 9 Ah, 12 volt. Hasil pengujian yang didapat menunjukkan untuk variasi beban lampu pemanas 25 W, lampu dapat beroperasi selama 205 menit (3 jam 42 menit). Sedangkan pada variasi beban lampu 50 W, lampu beroperasi selama 140 menit (2 jam 33 menit).
Patient's Family Perception of Service Satisfaction Nursing Care in the Covid-19 Era in the Children's Room Indramayu Hospital in 2021 Winani, Winani; Efendi, Bachtiar; Aziz, Rofan
Indonesian Journal of Community Development Vol 1, No 2 (2021): Indonesian Journal of Community Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijcd.v1i2.39935

Abstract

Satisfaction of the patient's family with nursing care in the hospital is very important in providing an overall picture of the quality of health services, especially in the children's room. This study aims to determine the Patient's Family Perception of the Satisfaction of Nursing Care Services in the Covid-19 Era in the Children's Room of the Indramayu Hospital. This research is a quantitative research using descriptive method. The population in the study amounted to 265, with a sample of 100 respondents. The results of the study illustrate that 10% of respondents are satisfied with the Nursing Care Service, 7% are satisfied based on the reliability dimension, 21% are satisfied based on the responsiveness dimension, 8% are satisfied based on the assurance dimension, 67% are satisfied based on the empathy dimension, and 39% are satisfied based on the tangible dimension. The results of these studies have not reached the standard according to the Decree of the Minister of Health Number 129/Menkes/SK/II/2008 concerning Minimum Service Standards for Hospitals. For this reason, hospitals can carry out regular evaluations to find out what must be improved and maintained in the services provided so that hospitals can achieve better quality standards by making continuous quality improvements every three months with one month of data collection.