Lumbung Pangan Masyarakat Desa merupakan pilar utama ketahanan pangan berbasis komunitas lokal. Hal tersebut terkait dengan tantangan perubahan iklim dan tekanan terhadap sistem pertanian tradisional bahwa desa membutuhkan model tata kelola yang inovatif dan terintegrasi untuk menjamin ketersediaan, distribusi, dan akses pangan yang merata. Untuk itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan model tata kelola Lumbung Pangan Masyarakat Desa (LPMD) untuk mendukung ketahanan pangan di pedesaan. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara dan Focus Group Disscusion. Adapun informan Pengelola Lumbung Pangan Masyarakat Desa, Pengelola Gabungan Kelompok Tani, Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Perangkat Desa, Pegawai Organisasi Pemerintah Daerah terkait. Adapun analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan tata kelola Lumbung Pangan Masyarakat Desa dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi melalui pemanfaatan fasilitas yang ada. Selain itu, pengembangan tata kelola dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas usaha melalui jasa layanan minat khusus seperti eduwisata agro. Pengembangan juga dapat dilakukan dengan melakukan perluasan pasar melalui dukungan akses pemenuhan untuk program kebijakan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih melalui advokasi kebijakan.
Copyrights © 2026