Penelitian ini mengkaji pentingnya peran Jamaah Tabligh dalam pembaruan Islam pasca-kemerdekaan di Indonesia melalui dakwah non-politik yang berkontribusi pada kohesi sosial masyarakat plural. Artikel ini bertujuan menganalisis peran historis dan kontribusi gerakan dakwah transnasional tersebut dalam pembentukan peradaban Islam kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan analisis konten dan interpretatif terhadap literatur historis dan sosial-keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jamaah Tabligh berakar dari India dan berkembang di Indonesia melalui jaringan dakwah transnasional pasca-kemerdekaan; (2) prinsip dakwah non-politik menjadi strategi transformasi spiritual individu dan penguatan komunitas akar rumput; (3) gerakan ini berkontribusi terhadap kohesi sosial dan penguatan nilai spiritual masyarakat; dan (4) enam prinsip ajaran spiritual menjadi fondasi pembinaan umat berbasis komunitas. Penelitian ini menegaskan bahwa pembaruan Islam dapat berlangsung melalui pendekatan kultural dan spiritual tanpa keterlibatan politik formal serta memperkaya kajian peradaban Islam kontemporer.
Copyrights © 2026