Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Modul Ajar Berbasis Website dalam meningkatkan kompetensi pemanduan wisata siswa kelas XI Usaha Layanan Wisata SMK Negeri 1 Panggul, Trenggalek. Penelitian dilatarbelakangi oleh kebutuhan media pembelajaran kontekstual yang mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik di bidang kepariwisataan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest-posttest melibatkan 31 siswa. Data dikumpulkan melalui tes objektif dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples T-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 10,03 poin dengan ukuran efek yang sangat besar (Cohen’s d = 1,849), menandakan bahwa penggunaan e-modul berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam elemen pemanduan wisata. Selain memperkuat hasil belajar kognitif, e-modul juga mendukung keterampilan abad ke-21 seperti komunikasi, berpikir kritis, dan pemahaman kontekstual berbasis budaya lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi potensi daerah dalam media digital merupakan strategi efektif untuk memperkuat relevansi pembelajaran vokasional. Pengembangan e-modul kontekstual serupa disarankan untuk diadaptasi secara luas dalam pendidikan kejuruan guna mendorong pembelajaran yang adaptif, bermakna, dan berdaya saing global.
Copyrights © 2026