Proses pembelajaran pada hakikatnya adalah mengembangkan aktivitas dan kreativitas peserta didik melalui berbagai interaksi dan pengalaman belajar. Guru merupakan faktor terpenting dalam proses peningkatan mutu pendidikan. Selain itu, keaktifan belajar siswa juga menjadi unsur dasar yang penting bagi keberhasilan proses pembelajaran. Kualitas dan keaktifan siswa dalam pembelajaran di sekolah mempunyai banyak keragaman yang menjadikan siswa mempunyai tingkat pemahaman yang berbeda-beda, hal ini perlu menjadi perhatian pihak sekolah khususnya guru sebagai pengajar dan pendidik siswa di sekolah. Tujuan penelitian ini diimplementasikan ke Sekolah Madrasah Aliyah Negri Kota Pasuruan untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa dalam menjalani proses pembelajaran serta sebagai acuan dan bahan evaluasi sekolah dalam keberhasilan pendidik ketika melaksanakan proses belajar mengajar yang terdiri dari beberapa variabel diantaranya, Nilai Akademik (pengetahuan), Nilai Psikomotor (keterampilan), Nilai Afektif (spiritual dan sosial). Dalam pengelompokan data, metode yang sesuai dalam penelitian ini adalah metode Clustering dengan Algoritma naïve bayes clasifer. Hasil penelitian ini terdapat 101 data trening dan 20 data uji, dengan akurasi sebesar 95%. berdasarkan hasil tersebut guru atau pihak sekolah dapat lebih mudah dalam proses klasifikasi serta dapat memberikan bimbingan yang lebih atau pendampingan khusus terhadap kemampuan siswa yang di anggap kurang memahami dalam proses belajar mengajar
Copyrights © 2026