Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kejenuhan belajar siswa pembelajaran IPA di Mi Ushuluddin Singkawang. Jenis penelitian ini adalah kualitatifah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus klinis. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Dalam teknik triangulasi ada tiga yaitu triangulasi teknik, dan triangulasi sumber. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas Vb dan Kelas Vc Mi Ushuluddin Singkawang.metode penelitian digunakanya angket dan wawancara. Hasil penelitian ini meliputi indikator pertama terdapat pernyataan positif 7 dan 7 pernyataan negatif yang kesibukan monoton rata-rata sebesar 18,11 dengan kategori Sedang. Pada indikator kedua yang terdiri dari 6 pernyataan positif dan 10 pernyataan negatif yang mengenai Prestasi Terhambat mempunyai rata-rata 23,3 dengan kategori tinggi. Pada indikator ketiga yang terdiri dari 4 pernyataan positif dan 6 pernyataan negatif yang mengenai Penghargaan yang nihil mempunyai rata-rata 13,6 dengan kategori sangat rendah. Terlihat bahwa rata-rata tingkat kejenuhan siswa secara perindikator dengan rata-rata tertinggi berada pada indikator prestasi terhambat dan terendah berada pada indikator penghargaan yang nihil. Sehingga disimpulkan bahwa guru IPA dapat emberikan tempat belajar yang nyaman, menggunakan pembelajaran aktif dan kreatif. Faktor-faktor yang mempengaruhi upaya guru dalam mengatasi kejenuhan belajar siswa pada mata pelajaran IPA antaralain pembelajaran yang monoton, Prestasi Terhambat Serta kurangnya penghargaan.
Copyrights © 2025