Pendidikan sains abad ke-21 menuntut pengembangan keterampilan berpikir kreatif dan kolaborasi sebagai bagian dari kompetensi 4C. Namun, hasil studi dan data PISA menunjukkan bahwa siswa Indonesia masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan kedua keterampilan tersebut akibat metode pembelajaran yang konvensional dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kepraktisan dan keefektifan bahan ajar IPA berbasis Project Based Learning (PjBL) terintegrasi etnosains dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kolaborasi siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan studi literatur terhadap berbagai sumber relevan, seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian. Hasil studi menunjukkan bahwa bahan ajar IPA berbasis PjBL terintegrasi etnosains tergolong praktis karena mudah digunakan oleh guru dan dipahami siswa, serta sesuai dengan waktu dan sumber daya pembelajaran. Selain itu, bahan ajar ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kolaboratif siswa melalui kegiatan proyek yang kontekstual, berbasis budaya lokal, dan mendorong partisipasi aktif.
Copyrights © 2025