Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum terbaru yang merupakan bentuk evaluasi perbaikan dari kurikulum yang berlaku sebelumnya untuk memulihkan pembelajaran dari krisis yang telah dialami oleh anak-anak Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan penerapan implementasi menggunakan Kurikulum Merdeka terkait dengan penggunaan KOSP (Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan), modul ajar mata pelajaran IPA, dan penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), 2) mendeskripsikan respon peserta didik terhadap mata pelajaran IPA terkait dengan motivasi belajar dan pemahaman peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilakukan di SMP Negeri 7 Banjarmasin. Informan penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru IPA, dan peserta didik kelas VII yang berjumlah 15 orang. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa 1) penerapan Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 7 Banjarmasin terkait penggunaan KOSP termasuk tahap siap, modul ajar dalam tahap siap, dan kegiatan P5 dalam tahap berkembang, 2) respon peserta didik positif berdasarkan motivasi belajar termasuk kategori sangat baik dan pemahaman termasuk kategori baik. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka dapat membantu peserta didik dalam berkreativitas dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak berdiferensiasi sehingga pembelajaran berdiferensiasi dapat dilaksanakan pada materi IPA yang lain.
Copyrights © 2025