Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar jenis Learning Disorder yang dialami oleh siswa kelas V SDN 3 Bebalang dalam pembelajaran IPA. Metode deskriptif kualitatif digunakan, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, serta analisis data model Miles dan Huberman. Subjek penelitian terdiri dari 19 siswa dan guru IPA kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep abstrak materi IPA. Meskipun keterampilan grafomotor tidak menjadi masalah besar, siswa memerlukan lebih banyak waktu untuk menulis atau menggambar. Beberapa siswa juga kesulitan mengingat informasi, sehingga guru mengulang penjelasan untuk membantu mereka. Kesulitan dalam memahami istilah ilmiah juga ditemukan, dan guru membantu dengan menggunakan media dan contoh konkret. Kesulitan ini umum terjadi pada siswa sekolah dasar dalam materi IPA tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan tambahan dari guru penting untuk membantu siswa mengatasi kesulitan belajar
Copyrights © 2025