Ikan tongkol (Euthynnus affinis) merupakan salah satu ikan laut yang paling banyak dikonsumsi di Lampung. Namun, spesies ini rentan terhadap infeksi parasit oleh nematoda Anisakis simplex, yang dapat menyebabkan pembusukan cepat dan menimbulkan risiko zoonosis bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi A. simplex pada E. affinis dan menentukan tingkat prevalensinya di beberapa pelabuhan pendaratan ikan utama di Lampung. Survei deskriptif kuantitatif dilakukan di tiga lokasi pendaratan, yaitu PPI Lempasing, PPI Gudang Lelang, dan PPI Rangai Tritunggal. Sebanyak 150 sampel E. affinis (50 per lokasi) diperiksa. Analisis parasitologi dilakukan dengan membedah saluran pencernaan dan hati, kemudian mengidentifikasi larva nematoda secara mikroskopis. Prevalensi infeksi A. simplex pada E. affinis adalah 54% di PPI Lempasing (27/50), 32% di PPI Gudang Lelang (16/50), dan 28% di PPI Rangai Tritunggal (14/50). Semua lokasi yang disurvei menunjukkan tingkat infeksi yang tergolong sedang. Kehadiran A. simplex di seluruh lokasi pengambilan sampel menunjukkan bahwa E. affinis di Lampung secara konsisten terpapar kontaminasi parasit. Temuan ini memberikan kontribusi bagi bidang biologi kelautan dan kesehatan masyarakat dengan mendukung pengelolaan sumber daya ikan yang lebih higienis, memandu upaya pemantauan parasit laut, serta membantu penyusunan kebijakan keamanan pangan untuk melindungi konsumen dari infeksi zoonosis.
Copyrights © 2025