Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan guru sekolah dasar dengan memanfaatkan cerita rakyat sebagai media pembelajaran inovatif. Kegiatan berlangsung di SDN 1 Kalikesur, Banyumas, dengan melibatkan guru-guru dari Kelompok Kerja Guru (KKG) Wirayuda. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dokumentasi, serta evaluasi. Guru dilatih menggunakan aplikasi digital seperti Canva dan Powtoon untuk menghasilkan e-book, animasi, dan modul tematik berbasis cerita rakyat Banyumas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu merancang media digital yang interaktif, menarik, serta kontekstual, sehingga pembelajaran lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Selain itu, program berhasil mendokumentasikan 20 cerita rakyat dalam bentuk digital, yang tidak hanya memperkaya bahan ajar, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya lokal. Inovasi ini berdampak positif pada proses pembelajaran karena menghadirkan media yang kreatif sekaligus sarat nilai moral, sosial, dan ekologis. Dengan demikian, integrasi teknologi digital dengan kearifan lokal terbukti dapat menjadi model pembelajaran yang bermakna, berkelanjutan, dan sesuai dengan tantangan abad ke-21. Program ini juga memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain yang memiliki kekayaan budaya serupa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas bagi dunia pendidikan Indonesia.
Copyrights © 2026