Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 30 Juli dan 15 September 2025 di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Harsya Ceria, Banda Aceh, yang merupakan sekolah inklusi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PAUD dalam menstimulasi perembangan sosial anak melalui penerapan permainan tradisional. Sebagai sekolah inkluis, PAUD Harsya Ceria memiliki anak-anak dengan kemampuan yang beragam, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang adaptif, menyenangkan, dan mampu membangun interaksi sosial positif antara seluruh peserta didik. Metode kegiatan mencakup penyuluhan, pelatihan interaktif, dan praktik langsung berbagai permainan tradisional seperti ular tangga, engklek, dan estafet bola. Permaianan ini dipilih karena dapat menumbuhkan kerja sama, empati, dan toleransi antar anak, baik yang berkebutuhan khusus maupun berkembang tipikal. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur tingkat pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman guru setelah mengikuti pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikatn dalam pemahaman guru terhadap manfaat permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pelatihan lanjutan serta dukungan kebijakan pendidikan agar permainan tradisional dapat diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum PAUD sebagai sarana pengembangan sosial dan karakter anak usia dini.
Copyrights © 2026