Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Persepsi Pendidik tentang Pembelajaran Sosial Emosional Anak Usia Dini Selian, Sri Nurhayati; Amalia, Hanna
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5192

Abstract

Anak usia dini adalah waktu yang ideal bagi anak untuk belajar dan memahami emosi besar mereka, seperti senang, marah, khawatir, bangga, sedih, takut, cemburu, malu. Perilaku yang suka mengamuk dan perubahan suasana hati yang ekstrem dapat ditangani ketika anak diajari cara mengontrol emosi tersebut. Mengajari anak-anak untuk memahami mengapa mereka merasakan perasaan sedih, marah dan senang sangatlah diperlukan agar anak dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengendalikan emosi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru PAUD tentang kegiatan pembelajaran yang dapat membantu mengembangkan aspek sosial-emosional anak usia dini.  Metode penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif.  Subyek penelitian 15 guru dan teknik pengumpulan data dengan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menghasilkan 4 tema besar, yaitu komponen bermanfaat dari pembelajaran sosial emosional atau SEL (social and emotional learning), bahan dan sumber daya yang digunakan selama implementasi, menilai perubahan dalam pembelajaran sosial emosional, serta dukungan pertumbuhan sosial emosional
DEVELOPMENT OF EARLY READING TEACHING COMPETENCE FOR PRESCHOOL TEACHERS THROUGH TRAINING IN MAKING READING CARDS FROM USED MATERIALS Zainab, Syarifah; Aridhona, Julia; Amalia, Hanna
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 4, No 1 (2024): Vol 4, No 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v4i1.1990

Abstract

Early Childhood Education Programs teachers (PAUD) should have high creativity in developing their students' teaching competence, this is because PAUD students have very high imagination. However, the limited knowledge and teaching facilities of PAUD teachers, especially those who teach in the regions, mean that PAUD teachers run out of ideas for developing teaching creativity. One of the teaching competencies of PAUD teachers is providing interesting and fun learning media for students. Several types of training that have been provided by teachers have only been attended by representatives from each PAUD, so that the information and knowledge obtained is not evenly shared by all PAUD teachers in the region. Referring to this problem, the community service activity that will be carried out is to create an innovation training in making learning media for early reading cards (flashcards) to improve the competence of teaching early reading for PAUD teachers. The location of this activity will be in Lampanah Teungoh Village, Aceh Besar. The output target to be achieved is that teachers master the material well, understand the material and are able to apply it to students. Apart from that, participants are able to create their own early reading learning media and are able to teach it to students. Keywords: Teaching Competency; PAUD Teacher; Learning Media; Early Reading 
M.Si Transformasi Kolam Terbengkalai menjadi Budidaya Aquaponik Nurmawati, Nurmawati; Saputra, Dival Arya; Wardani, Petty Wahyu; Pramana, Muhammad Ardi Dwi; Hidayah, Vicky; Ramadhan, M. Rizky; Makarim, Hidayat; Amalia, Hanna
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7595

Abstract

The agriculture and fisheries sectors are the 2 main sectors that support increasing food security in Indonesia. A new breakthrough that combines both sectors is the aquaponic cultivation system. This community service activity aims to utilize abandoned pools in the RT. 13, Damai Baru Village, Balikpapan, has become aquaponic cultivation to help the local community meet household food needs. The methods used are location surveys, problem identification, partner coordination, program outreach, creation of aquaponic cultivation ponds, and evaluation. The series of transformations carried out include designing, cleaning and increasing the size of the pool (length, width, and depth), adding a protective roof and hydroponic pipes, spreading fish seeds and water spinach, and educating on aquaponic maintenance. The resulting pond transformation has a size of 3.2 x 1.8 x 1.5 meters and 48 hydroponic planting holes. The aquaponic cultivation used is a combination of catfish and water spinach. Keywords: Aquaponics, Cultivation, Hydroponics, Catfish, Water Spinach
PENGARUH REGULASI DIRI TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF PADA PENGGEMAR K-POP DI KOTA PONTIANAK Amalia, Hanna; Lestari, Widya; Nugroho Jati, Sri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3871-3882

Abstract

Indonesia yang saat ini merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia merupakan rumah bagi jutaan K-popers atau pecinta K-Pop. Penggemar K-Pop yang dimana kebanyakan adalah dewasa awal seringkali membeli barang secara spontan tanpa memikirkan fungsi dari barang yang dibelinya, bahkan terkadang pembelian ini tanpa adanya rencana. Perilaku dorongan secara berlebihan bisa mengarah pada perilaku impulsive buying. Fenomena ini membuat peneliti ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh  antara impulsive buying terhadap regulasi diri individu. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi berdasarkan data faktual untuk membuktikan bahwa adanya pengaruh regulasi diri terhadap impulsive buying pada penggemar K-Pop di Kota Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Subjek pada penelitian ini berjumlah 70 orang dewasa awal di Kota Pontianak. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi liner sederhana dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics v.25. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa impulsive buying memiliki pengaruh terhadap regulasi diri. Hal ini disimpulkan nilai koefisien determinasi atau R Square adalah sebesar 0,441 nilai ini berarti bahwa sumbangan efektif regulasi diri terhadap impulsive buying sebesar 44,1 % dan sisanya 55,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
THE EFFECTIVENESS OF KIDS SURVIVOR PROGRAM IN DEVELOPING CHILDREN’S CHARACTERS Amalia, Hanna; Zainab, Syarifah; Ulfa, Maria
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 6 No. 2 (2021): PSIKOISLAMEDIA : JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v6i2.8813

Abstract

Strengthening and building character must start from an early age. Character education, both formal and informal, is one way to build quality human character. The purpose of this study is to provide an alternative method of developing and strengthening children's character through nature activities in the Kids Survivor program. Mix Method (quantitative and qualitative) was used to determine the effectiveness of the Kids Survivor program. Based on the test, it was found that each subject had an increased score from before participating in Kids Survivor. Every child experienced improvement in every aspect of character. The conclusion of this study is that activities like the Kids Survivor Program contribute to the formation of children's characters. Each child displayed different scores in changes in aspects of character caused by parenting factors and values believed in the family which had been obtained before joining the program. Parenting patterns, experiences throughout a child's development, as well as values that are believed and planted since childhood will slowly shape the child's character.
M.Si Transformasi Kolam Terbengkalai menjadi Budidaya Aquaponik Nurmawati, Nurmawati; Saputra, Dival Arya; Wardani, Petty Wahyu; Pramana, Muhammad Ardi Dwi; Hidayah, Vicky; Ramadhan, M. Rizky; Makarim, Hidayat; Amalia, Hanna
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7595

Abstract

The agriculture and fisheries sectors are the 2 main sectors that support increasing food security in Indonesia. A new breakthrough that combines both sectors is the aquaponic cultivation system. This community service activity aims to utilize abandoned pools in the RT. 13, Damai Baru Village, Balikpapan, has become aquaponic cultivation to help the local community meet household food needs. The methods used are location surveys, problem identification, partner coordination, program outreach, creation of aquaponic cultivation ponds, and evaluation. The series of transformations carried out include designing, cleaning and increasing the size of the pool (length, width, and depth), adding a protective roof and hydroponic pipes, spreading fish seeds and water spinach, and educating on aquaponic maintenance. The resulting pond transformation has a size of 3.2 x 1.8 x 1.5 meters and 48 hydroponic planting holes. The aquaponic cultivation used is a combination of catfish and water spinach. Keywords: Aquaponics, Cultivation, Hydroponics, Catfish, Water Spinach
Persepsi Pendidik tentang Pembelajaran Sosial Emosional Anak Usia Dini Selian, Sri Nurhayati; Amalia, Hanna
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5192

Abstract

Anak usia dini adalah waktu yang ideal bagi anak untuk belajar dan memahami emosi besar mereka, seperti senang, marah, khawatir, bangga, sedih, takut, cemburu, malu. Perilaku yang suka mengamuk dan perubahan suasana hati yang ekstrem dapat ditangani ketika anak diajari cara mengontrol emosi tersebut. Mengajari anak-anak untuk memahami mengapa mereka merasakan perasaan sedih, marah dan senang sangatlah diperlukan agar anak dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengendalikan emosi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru PAUD tentang kegiatan pembelajaran yang dapat membantu mengembangkan aspek sosial-emosional anak usia dini.  Metode penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif.  Subyek penelitian 15 guru dan teknik pengumpulan data dengan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menghasilkan 4 tema besar, yaitu komponen bermanfaat dari pembelajaran sosial emosional atau SEL (social and emotional learning), bahan dan sumber daya yang digunakan selama implementasi, menilai perubahan dalam pembelajaran sosial emosional, serta dukungan pertumbuhan sosial emosional
Memberdayakan Anak Berkebutuhan Khusus: Deteksi Dini dan Intervensi Dasar di Pulau Aceh Amalia, Hanna; Hasmalawati, Nur; Ulfa, Maria; Hasanah, Uswatun
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.25937

Abstract

Salah satu faktor penyebab Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tidak dapat menjalani pendidikan formal adalah jarak yang jauh untuk dapat menjalani pendidikan atau bahkan tidak tersedianya fasilitas tersebut di daerahnya. Selain itu, kurangnya pemahaman masyarakat tentang ABK membuat masyarakat tidak sadar bahwa di sekitarnya ada ABK. Seringkali, ABK diberi label sebagai “anak bandel”, “anak cacat”, sehingga cara penanganan yang diberikan pun sesuai dengan label yang diberikan, seperti dibiarkan karena dianggap sudah bawaan sejak lahir, atau bahkan dihukum secara keras. Penanganan yang tidak tepat inilah akhirnya akan memberikan dampak terhadap perkembangan ABK. Seperti yang terjadi di salah satu kecamatan di Aceh Besar, yaitu Pulau Aceh, masyarakat disana sebagian besar tidak mengetahui dan memahami apa itu ABK dan bagaimana cara penanganannya, sehingga masyarakat yang memiliki ABK mengalami kesulitan dalam menghadapi ABK. Adapun hasil dari kegiatan ini, diharapkan adanya pengetahuan dasar tentang ABK baik itu karakteristiknya maupun penanganan ABK bagi orangtua, guru maupun masyarakat yang ada di Pulau Aceh, sehingga ABK yang ada di daerah tersebut dapat berkembang secara optimal.