Kondisi stunting menggambarkan terjadinya defisit nutrisi berkepanjangan yang berimplikasi pada gangguan pertumbuhan fisik serta perkembangan fungsi kognitif pada anak sehingga memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan melalui intervensi gizi yang tepat. Di Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan 45 kasus stunting pada balita yang memerlukan perhatian khusus. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai stunting serta Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal (PMT) inovatif. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Januari–7 Februari 2026 di Dusun Lemahbang melalui pendekatan edukatif dan difusi IPTEKS berupa penyuluhan serta diskusi interaktif tentang PMT berbahan labu kuning (Cucurbita moschata) dan kunyit (Curcuma longa L.), dengan evaluasi menggunakan instrumen evaluasi awal dan akhir terhadap peserta, serta bahan pembelajaran yang diberikan juga mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi balita sebagai upaya pencegahan stunting. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan Bahan makanan setempat yang tersedia secara luas di sekitar lokasi. Aktivitas ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan para peserta. terkait stunting dan gizi seimbang. Pemanfaatan pangan lokal sebagai PMT inovatif diharapkan dapat menjadi alternatif intervensi gizi yang mudah diterapkan di masyarakat serta mendukung pencegahan stunting secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini berpotensi meningkatkan derajat kesehatan balita di Desa Margomulyo.
Copyrights © 2026