Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Pilar II Sanitasi Total Berbasis Masyarakat untuk Anak Usia Dini Putri R, Fadhila Veby; Ahsani, Irfan; Hapsari, Pradipta; Widiatmo, Tahta Aulianti; Mulyaningsih, Tri
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i1.179

Abstract

STBM memiliki 5 pilar, dimana pilar keduanya adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dengan pemaparan materi dan penayangan video terkait langkah-langkah cuci tangan yang baik dan benar. Video yang dipilih adalah video berisi langkah-langkah cuci tangan sambil diiringi lagu, sehingga diharapkan anak-anak akan mudah dalam mengingat langkah-langkah yang benar dalam melakukan CTPS. Sasaran dari kegiatan penyuluhan ini adalah siswa kelas 1-3 SD Negeri Soronalan 1. Kurangnya pemahaman anak-anak terkait dengan pentingnya CTPS menjadi landasan dilakukannya kegiatan ini. Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi, penayangan video, kemudian dilanjutkan dengan praktek cuci tangan bersama-sama. Kegiatan penyuluhan CTPS ini menunjukkan hasil yang baik, anak-anak memberikan respon yang positif terhadap kegiatan ini. Respon positif ini ditunjukkan dengan peran aktif anak-anak dalam mengikuti kegiatan penyuluhan. Selain itu, anak-anak juga telah mampu dalam mempraktekkan langkah-langkah CTPS dengan baik dan benar.
Sosialisasi Budidaya dan Pemanfaatan Bayam Brazil serta Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Randuacir Salatiga Sutarmanto, Edi; Sanjaya, Aria; Lepangkari, Jaka Seprianto; Azani, Elia; Saputra, Aditya Nuryanto; Ahsani, Irfan
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v5i2.722

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi dan budidaya bayam Brazil serta TOGA kepada masyarakat di Kelurahan Randuacir, Kota Salatiga untuk mengatasi dan mencegah stunting serta pemanfaatannya dalam pemeliharaan kesehatan keluarga. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif dan pelatihan langsung dengan 40 ibu PKK. Hasil menunjukkan bahwa banyak peserta berpartisipasi aktif berupa tanya jawab dalam penyampaian sosialisasi dan keterampilan mengolah bayam Brazil menjadi makanan bergizi seperti cemilan, sayur bening, tumis, lalapan, dan nugget, yang kaya nutrisi penting untuk pertumbuhan anak dalam mengatasi stunting. Pemanfaatan TOGA seperti serai, jahe merah, bunga telang, kunyit, dan lidah buaya juga diperkenalkan untuk meningkatkan Kesehatan keluarga. Selain itu, praktik pembuatan kompos dari limbah organik rumah tangga diajarkan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Kesimpulan menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam pengolahan bayam Brazil dan TOGA untuk mengatasi stunting dan menjaga ketahanan pangan.
Edukasi Pemanfaatan Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Labu Kuning (Cucurbita moschata)  dan kunyit (Curcuma longa L.) untuk Pencegahan Stunting di Desa Margomulyo Balen Bojonegoro Anjarwati, Dina; Dewi, Belinda Arbitya; Setianto, Rony; Masyrobatin, Masyrobatin; Ahsani, Irfan; Winata, Norma; Rosita, Faradina; Febrianti, Dimas Dwiari; Putri, Meisya Amellia
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7e94fa02

Abstract

Kondisi stunting menggambarkan terjadinya defisit nutrisi berkepanjangan yang berimplikasi pada gangguan pertumbuhan fisik serta perkembangan fungsi kognitif pada anak sehingga memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan melalui intervensi gizi yang tepat. Di Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan 45 kasus stunting pada balita yang memerlukan perhatian khusus. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai stunting serta Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal (PMT) inovatif. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Januari–7 Februari 2026 di Dusun Lemahbang melalui pendekatan edukatif dan difusi IPTEKS berupa penyuluhan serta diskusi interaktif tentang PMT berbahan labu kuning (Cucurbita moschata) dan kunyit (Curcuma longa L.), dengan evaluasi menggunakan instrumen evaluasi awal dan akhir terhadap peserta, serta bahan pembelajaran yang diberikan juga mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi balita sebagai upaya pencegahan stunting. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan Bahan makanan setempat yang tersedia secara luas di sekitar lokasi. Aktivitas ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan para peserta. terkait stunting dan gizi seimbang. Pemanfaatan pangan lokal sebagai PMT inovatif diharapkan dapat menjadi alternatif intervensi gizi yang mudah diterapkan di masyarakat serta mendukung pencegahan stunting secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini berpotensi meningkatkan derajat kesehatan balita di Desa Margomulyo.