Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji determinan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia dengan menitikberatkan pada tiga variabel utama, yaitu ekspor, pengeluaran konsumsi rumah tangga, dan suku bunga pinjaman dalam rentang waktu 2000–2024. PDB per kapita merupakan salah satu tolok ukur makroekonomi yang lazim digunakan untuk menilai tingkat kemakmuran dan kemajuan perekonomian suatu bangsa. Guna mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui teknik analisis regresi linear berganda dengan memanfaatkan data deret waktu yang bersumber dari World Bank. Temuan empiris menunjukkan bahwa ekspor dan pengeluaran konsumsi rumah tangga memberikan pengaruh yang positif sekaligus signifikan secara statistik terhadap PDB per kapita. Adapun suku bunga pinjaman turut menunjukkan arah pengaruh yang positif, namun belum mencapai tingkat signifikansi statistik yang memadai. Pengujian secara simultan mempertegas bahwa ketiga variabel bebas tersebut secara bersama-sama memberikan dampak yang nyata terhadap perubahan PDB per kapita Indonesia. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh tergolong tinggi, yang berarti model mampu menjelaskan proporsi besar dari fluktuasi PDB per kapita sepanjang periode kajian. Hasil ini menegaskan bahwa ekspansi sektor ekspor dan peningkatan daya beli masyarakat yang tercermin dari konsumsi rumah tangga merupakan dua pilar krusial dalam mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Implikasinya, para pemangku kebijakan perlu merancang strategi ekonomi yang berorientasi pada penguatan daya saing ekspor nasional serta stimulus konsumsi domestik. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi landasan kokoh bagi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan di Indonesia pada masa mendatang.
Copyrights © 2026