Penelitian ini mengkaji korelasi antara penggunaan Baamboozle sebagai alat pembelajaran berbasis permainan dan motivasi belajar siswa kelas IV IPAS di SD Inpres 3 Talise. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengikuti desain Quasi-Experimental. Penelitian ini melibatkan 50 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok : 25 siswa dari Kelas IV A ditunjuk sebagai kelompok eksperimen, sementara 25 siswa dari Kelas IV B bertindak sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi belajar siswa yang telah tervalidasi dan terpercaya. Setelah uji validitas, tiga item dibuang, sehingga tersisa 17 pertanyaan yang valid. Uji reliabilitas selanjutnya menghasilkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0.863, yang menunjukkan konsistensi internal yang tinggi di antara item-item tersebut. Analisis statistik termasuk uji normalitas dan homogenitas, uji hipotesis, serta perhitungan N-Gain dilakukan menggunakan SPSS 25. Uji prasyarat menunjukkan bahwa data terdistribusi secara normal, dengan uji homogenitas mengonfirmasi varians yang konsisten di antara kelompok sampel. Dalam penilaian pasca-tes, kelas eksperimen yang menerima instruksi yang diperkaya dengan permainan berbasis Baamboozle mencapai skor rata-rata 64,52, dibandingkan dengan rata-rata kelas kontrol sebesar 53,48. Nilai p yang dihitung sebesar 0.000 dari uji t sampel independen menunjukkan adanya perbedaan yang secara statistik signifikan antara hasil kedua kelompok. Akibatnya, Hₐ diterima, dan H₀ ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa pengintegrasian permainan edukatif berbasis Baamboozle secara signifikan meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas IV SD Inpres 3 Talise. Sifat interaktif dan menarik dari permainan ini menciptakan lingkungan kelas yang lebih menyenangkan, secara efektif merangsang motivasi intrinsik dan partisipasi siswa.
Copyrights © 2026