Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 08 MARISA KEC. MARISA KAB. POHUWATO PROV.GORONTALO Putriwanti Putriwanti
JISOS: JURNAL ILMU SOSIAL Vol. 1 No. 1: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.727 KB)

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu: apakah dengan melalui model pembelajaran kontesktual (CTL) dapat meningkatkan semangat belajar siswa di SD Negeri 08 Marisa Kec. Marisa Kab. Pohuwato Prov. Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa melalui model pembelajaran Kontekstual (CTL) di SD Negeri 08 Marisa. Minat belajar sangat berpengaruh terhadap tercapainya tujuan pembelajaran. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 08 Marisa semester Ganjil tahun 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Kontekstual (CTL) dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SD Negeri 08 Marisa dengan langkah-langkah yaitu 1)Kontruktivisme, 2) Inquiry, 3) Bertanya, 4) Masyarakat belajar (membagi siswa kedalam kelompok-kelompok belajar, 5) Pemodelan (mempragakan contoh yang dapat ditiru oleh siswa), 6) Refleksi, 7) Penilaian Autentik. Berdasarkan hasil tes awal (Pra siklus) diproleh hasil minat belajar siswa dengan persentase 45%. Jenis penelitian in adalah penelitian tindakan kelas (PTK), maka penelitian ini memiliki tiga tahap kegiatan yaitu Tes Awal (Pre test), siklus I, dan siklus II. Pada siklus I mengalami peningkatan hasil belajar dengan persentase 51% dan pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar 78%. Sedangkan minat belajar pada siklus I pada kategori sangat setuju dengan persentase 13% dan kategori setuju 32% dan mengalami peningkatan pada siklus 2 dengan kategori sangat setuju dengan persentase 43% dan kategori setuju dengan persentase 48% Ini menunjukkan bahwa minat belajar siswa meningkat setelah diterapkan model pembelajaran Kontekstual (CTL) pada kelas IV siswa SD Negeri 03 Marisa.
PERAN SEKOLAH DALAM MENGELOLA SUMBER BELAJAR DI SDN 04. BATUDAA PANTAI KABUPATENGORONTALO Moh. Jenli Abbas; Ani M. Hasan; Putriwanti; Nanda Saputra
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.353 KB)

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu bagaimana peran sekolah dalam mengelola sumber belajar di SDN 04 Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo dan bagaimana mengembangkan sumber belajar di SDN 04 Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu ingin mengkaji seberapa besar Peran Sekolah Dalam Mengelola Sumber Belajar di SDN 4 Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo.Hasil Penelitian menujukkan bahwa peran sekolah dalam mengelola sumber belajar di SDN 04 Batudaan Pantai Kabupaten Gorontalo telah dilaksanakan sesuai prosedur tetapi masih terdapat sebagian yang belum dilaksanakan secara optimal. Adapun aspek yang telah dilaskanakan secara optimal adalah perencanaan sumber belajar,perawatan, evaluasi dan pelaporan sumber belajar. Pengelolaan sumber belajar yang belum optimal adalah peran Sekolah dalam Pengadaan Sumber Belajar, Pencairan Dana, Pengadaan dan Pembuatan laporan Pertanggung Jawaban. Sumber belajar di SDN 04 Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo dapat diklasifikasi dalam 2 klasfikasi yaitu sumber belajar dalam ruangan dan sumber belajar di luar ruangan. Jenis sumber belajar dalam rauangan di SDN 04 Batudaan Pantai berupa buku Pembelajaran,media Pembelajaran, Alat Pembelajaran Seni dan Alat Pembelajaran Olah Raga. Sumber belajar di luar yaitu taman Sekolah, Kebun Sekolah Kolam Sekolah dan lapangan olah raga. Disarankan bagi kepala sekolah agar dapat meningkatkan peran dalam mengelola sumber belajar yang ada disekolah baik, sedngkan bagi guru disarankan dapat meningkatkan pengetahuan dan keteranpilan dalam menetapkan dan memilih lingkungan sebagai sumber belajatr bagi siswa Bagi siswa disarankan dapat memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar sesuai dengan materi yang dipelajrari sehingga pemahaman terhadap materi pembelajaran bukan hanya bersifat konsep dan teori tetapi lebih diarahkan pada pembelajaran nyata dan kontekstual sehingga menumbuhkan lifeskill siswa.
Pembelajaran Demonstrasi Berbantuan Media Puzzle Math untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Putriwanti Putriwanti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.522022.1662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa pada pelajaran matematika melalui model pembelajaran demonstrasi berbantuan media puzzle math. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD SDN 7 Timoreng Panua. Media puzzle math ini di desain semenarik mungkin agar anak-anak lebih berminat untuk belajar matamatika. Selain itu, dengan media ini akan memudarkan anggapan anak-anak bahwa belajar matemtika itu ternyata asyik dan menyenangkan dengan model demonstrasi nantinya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang akan dilakukan dengan dua siklus, masing-masing siklus dilaksanan dua kali pertemuuan selama 2 bulan, dimana siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pungumpulan data tes butir soaldan non tes Data hasil penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan, kegiatan model demonstrasi berbantuan media puzzle math dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pelajaran matematika ditunjukkan melalui rasa suka atau tertarik, perhatian, keinginan, kepuasaan, dan keinginan dalam belajar matematika
The Effect of the Use of Mobile Learning Applications on Students' Listening Skills Abdul Hamid; Putriwanti Putriwanti; Windhy Chrysty
Journal of Pedagogi Vol. 1 No. 5 (2024): Journal of Pedagogi - October
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/78841557

Abstract

Listening skills are a key element in language learning, serving as the basis for speaking, reading, and writing skills. This study explores the influence of mobile learning applications on students' listening skills, with a qualitative approach and case study design. The research subjects consisted of high school students and English teachers who used mobile learning applications. Data is collected through in-depth interviews, observations, and documentation of test results. The findings show that the use of mobile learning applications significantly improves students' listening skills, strengthens comprehension, and increases motivation to learn independently. Interactive features in the app, such as varied audio, practice questions, and instant feedback, allow students to learn in a more flexible and personalized way. Despite challenges such as the technology access gap, mobile learning apps offer innovative solutions that support inclusive learning. This study recommends the integration of technology in the language learning curriculum to facilitate the development of more effective listening skills. Thus, mobile learning not only improves learning outcomes but also builds students' interest in language learning, preparing them for the challenges of global communication.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Thunkable bagi Pendidik di UPT SD Negeri 1 Tonronge: Indonesia Rahmita Rahmita; Putriwanti Putriwanti; Danti Indriastuti Purnamasari; Kasmawati Kasmawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1176

Abstract

Pendidikan saat ini dituntut untuk terus beradabtasi sesuai dengan perkembangan zaman, salah satunya penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Pendidik perlu mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran untuk mendukung keterampilan dalam menyiapkan proses belajar mengajar yang kreatif dan interaktif. UPT SD Negeri 1 Tonronge merupakan salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SD di Tonrong Rijang, Kec. Baranti, Kab. Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Thunkable yang merupakan salah satu aplikasi yang dapat membantu pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan mengikuti perkembangan zaman. Tujuan dilakasanakannya pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada pendidik dalam membuat media pembelajaran dengan bantuan aplikasi Thunkable sehingga pendidik dapat mengimplementasikan media tersebut dalam proses belajar mengajar di kelas. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan jumlah pendidik sebanyak 10 orang, selama 1 hari dengan pemberian materi dan pendampingan implementasi penggunaan aplikasi Thunkable. Hasil dari kegiatan ini yakni mampu meningkatkan kemampuan pendidik dalam merancang media pembelajaran inovatif menggunakan aplikasi Thunkable, sehingga dapat mendorong peningkatan partisipasi dan pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas maupun secara mandiri.
EDUKASI KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DI SEKOLAH DASAR: MEMBENTUK GENERASI SIAGA BENCANA Rahmita; Kasmawati; Putriwanti; Purbarani, Dyah Aini
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8769

Abstract

Kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi masih menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan dasar, terutama bagi peserta didik yang tergolong kelompok rentan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesiapan peserta didik dalam menghadapi bencana gempa bumi melalui pendekatan edukasi interaktif di SD Inpres 2 Talise, Palu. Metode yang diterapkan adalah ceramah interaktif tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi di dalam kelas, dengan tiga tahapan utama yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya adanya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap kesiapsiagaan bencana, hasil analisis data yang menunjukkan 77,8% peserta didik berada pada kategori pengetahuan yang baik. Namun, keterbatasan jumlah peserta didik serta variasi tingkat pemahaman menjadi tantangan dalam pelaksanaan edukasi tersebut. Oleh karena itu, edukasi kesiapsiagaan bencana perlu terus dilakukan secara berkelanjutan dengan metode yang lebih inovatif guna menciptakan budaya tanggap bencana sejak dini.
Kajian tentang Peran Evaluasi Pembelajaran dalam Proses Pendidikan Mahasiswa PGSD: Penelitian Kasmawati; Putriwanti; Rahmita; Dyah Aini Purbarani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.936

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan proses yang bertujuan untuk menilai efektivitas metode pengajaran dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran evaluasi dalam meningkatkan efektivitas belajar mahasiswa PGSD. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam penerapan evaluasi pembelajaran serta memberikan solusi guna mengoptimalkan proses evaluasi agar lebih efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa PGSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,5% mahasiswa sangat memahami pentingnya evaluasi dalam pembelajaran, sementara 58,75% lainnya cukup memahami, meskipun masih mengalami beberapa kendala. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah metode evaluasi yang kurang bervariasi dan kurang efektif dalam mendukung pemahaman secara menyeluruh. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas mahasiswa menyadari pentingnya evaluasi dalam pembelajaran, masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam strategi evaluasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara optimal.
Peran Evaluasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Efektivitas Proses Belajar bagi mahasiswa PGSD : Penelitian Mas’adi; Putriwanti; Muhammad Nazimuddin Al Kami; Rangga Putera Boroallo; Muslim AR
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas proses belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan yang berfungsi sebagai alat ukur keberhasilan proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber pustaka terkait konsep, tujuan, dan mengapa evaluasi pembelajaran berperan penting terhadap peningkatan kualitas belajar mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berperan signifikan dalam memberikan umpan balik, mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan pembelajaran, serta merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Kesimpulannya, penerapan evaluasi pembelajaran yang tepat dan berkelanjutan dapat meningkatkan efektivitas proses belajar, mendorong partisipasi aktif mahasiswa, dan menunjang pencapaian tujuan pembelajaran secara optimal.
Peran Evaluasi Pemmbelajaran Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Penelitian A. Rahmaeni M; Putriwanti; Kasmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Evaluasi pembelajaran merupakan proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan informasi mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berperan penting dalam mengukur pemahaman peserta didik, mengidentifikasi kelemahan dalam proses pembelajaran, serta memberikan umpan balik untuk perbaikan. Selain itu, metode evaluasi yang paling efektif menurut responden adalah diskusi dan tanya jawab, yang memungkinkan interaksi langsung antara pendidik dan peserta didik. Namun, kendala seperti soal yang terlalu sulit, waktu pengajaran yang terbatas, serta kurangnya umpan balik dari pendidik turut mempengaruhi efektivitas evaluasi pembelajaran. Rekomendasi yang diberikan meliputi pengembangan metode evaluasi yang lebih bervariasi, penyediaan umpan balik konstruktif, pelatihan bagi pendidik dalam menyusun evaluasi, serta penyesuaian evaluasi dengan kebutuhan peserta didik. Dengan optimalis.
Pengaruh Youtube terhadap Pendidikan Karakter Siswa di SDN Inpres 2 Talise Purbarani, Dyah Aini; Rahmita, Rahmita; Kasmawati, Kasmawati; Putriwanti, Putriwanti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6002

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk menemukan strategi yang relevan dan efektif dalam menanamkan pendidikan karakter di tengah dominasi penggunaan media digital oleh siswa sekolah dasar. Dengan memanfaatkan YouTube sebagai media pembelajaran yang menarik dan dekat dengan keseharian siswa, sekolah dapat mengoptimalkan teknologi untuk membentuk karakter yang positif sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh YouTube terhadap pendidikan karakter siswa di SDN Inpres 2 Talise. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen untuk menguji pengaruh konten YouTube terhadap pendidikan karakter siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Inpres 2 Talise, dengan 20 siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan 19 siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui survei, kuesioner, dan wawancara, serta dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting bagi dunia pendidikan, penerapan YouTube sebagai media pembelajaran dapat menjadi pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa di sekolah dasar, terutama dalam hal nilai-nilai seperti kerjasama, empati, dan tanggung jawab. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: ada pengaruh YouTube terhadap pendidikan karakter siswa di SDN Inpres 2 Talise