Manajemen pembiayaan pendidikan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu layanan dan kinerja sekolah dasar. Namun, efektivitas pengelolaan dana BOS masih menghadapi tantangan, terutama terkait kapasitas manajerial dan akuntabilitas keuangan di tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen dana BOS dalam meningkatkan kinerja sekolah dasar melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala sekolah, bendahara, guru, komite sekolah, dan pengawas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dana BOS dilaksanakan secara sistematis melalui penyusunan RKAS berbasis kebutuhan, pembentukan tim pengelola, pelaksanaan anggaran sesuai prioritas, serta pengawasan internal dan eksternal. Pengelolaan yang transparan dan akuntabel berkontribusi terhadap peningkatan kinerja sekolah, terutama dalam penyediaan sarana pembelajaran dan kelancaran proses pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajerial dan sistem pengawasan berbasis indikator terukur. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed-method untuk menguji efektivitas manajemen pembiayaan secara lebih luas.
Copyrights © 2026