Penelitian ini didorong oleh fenomena kurangnya partisipasi dan perhatian siswa kelas V dalam mata pelajaran IPAS, yang mengindikasikan perlunya perbaikan dalam manajemen kelas. Kondisi tersebut diperlukan penerapan manajemen kelas yang mendorong interaksi dan kerja sama dalam pembelajaran. Solusi yang diberikan ialah diterapkan manajemen kelas pendekatan proses kelompok yang memprioritaskan interaksi serta kerja sama antar siswa selama kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen kelas pendekatan proses kelompok terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental (Non-Equivalent Control Group), studi ini membandingkan kelas eksperimen (V A) dan kelas kontrol (V B) dengan total sampel 57 siswa. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik sampling jenuh, dimana kelas A terdiri dari 28 siswa dan kelas B terdiri dari 29 siswa. Data yang dikumpulkan melalui angket dan observasi dianalisis menggunakan independent samples t-test pada SPSS statistics 27. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,019 (< 0,05), yang menegaskan adanya pengaruh signifikan dari manajemen kelas berbasis kelompok terhadap peningkatan minat belajar siswa di SD Inpres 2 Tanamodindi.
Copyrights © 2026