Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kebugaran dalam perspektif teologis berdasarkan Mazmur 92:14–15 serta mengidentifikasi implikasinya terhadap gaya hidup lansia dalam konteks pastoral gereja. Kebugaran dalam kajian ini tidak dipahami secara sempit sebagai kondisi fisik, melainkan sebagai realitas holistik yang mencakup dimensi jasmani, psikologis, sosial, dan spiritual yang berakar pada relasi manusia dengan Allah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka (library research), dengan analisis eksegetis terhadap teks Ibrani Mazmur 92 serta integrasi literatur teologi biblika, pastoral, dan psikologi perkembangan. Menunjukkan bahwa kebugaran menurut Mazmur 92:14–15 merupakan ekspresi dari kehidupan yang berakar dalam kasih setia Allah, ditandai dengan vitalitas rohani yang berkelanjutan, bahkan pada masa lanjut usia. Istilah “berbuah pada masa tua” dan “segar serta hijau” mengindikasikan keberlanjutan produktivitas spiritual, bukan sekadar kondisi biologis. Kebugaran dalam perspektif ini berkaitan erat dengan konsep shalom, yaitu kesejahteraan menyeluruh yang mencerminkan harmoni antara manusia dengan Allah, sesama, dan dirinya sendiri. Implikasi praktis dari temuan ini menunjukkan bahwa lansia tetap memiliki potensi untuk berkontribusi secara signifikan melalui kesaksian iman, kebijaksanaan, dan keterlibatan dalam komunitas. Program pastoral seperti Senior Play Group (SPG) terbukti menjadi model implementatif yang efektif dalam mengintegrasikan kebugaran fisik, spiritual, dan sosial. Melalui aktivitas terstruktur seperti senam, doa, dan persekutuan, lansia dapat mengalami pembaruan makna hidup, peningkatan kualitas relasi sosial, serta penguatan iman. Kebugaran sejati dalam perspektif Mazmur 92 bersifat integratif dan transformatif, berpusat pada relasi dengan Allah sebagai sumber kehidupan. Konsep ini memberikan landasan teologis yang kuat bagi pengembangan pelayanan pastoral yang inklusif dan berkelanjutan bagi lansia. Penelitian ini menegaskan bahwa masa tua bukanlah fase kemunduran, melainkan periode kematangan spiritual yang tetap produktif dan bermakna dalam terang iman.
Copyrights © 2026