Fokus kajian diarahkan pada efek penerapan pendekatan Games-Based Learning (GBL) yang dipadukan dengan Kahoot terhadap capaian belajar IPA pada topik sistem ekskresi manusia di kelas VIII SMP Negeri 2 Sindue Tobata. Rancangan yang dipakai bukan eksperimen murni, melainkan quasi experimental dengan format Nonequivalent Control Group Design. Dua kelas dilibatkan tanpa pengacakan: VIII-A sebagai kelompok eksperimen (n=11) menerima GBL + Kahoot, sedangkan VIII-B (n=11) tetap menggunakan cara konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda. Pengolahan angka memakai Shapiro-Wilk (normalitas), Levene (homogenitas), serta independent t-test. Secara deskriptif, rerata posttest kelompok eksperimen (M=87,64) melampaui kelompok kontrol (M=79,18). Distribusi data berada pada kondisi normal (Sig. > 0,05), kesamaan varians terpenuhi (Sig. = 0,522 > 0,05), dan perhitungan t menghasilkan t = -2,152 dengan Sig. (2-tailed) = 0,044 < 0,05. Artinya, terdapat perbedaan bermakna antara dua perlakuan tersebut.
Copyrights © 2026