Bullying menjadi masalah yang semakin serius, terutama di bidang pendidikan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bullying menyebabkan dampak psikologis seperti melankolis, apatis, rasa malu yang berlebihan, trauma, dan isolasi sosial. Berbagai dampak psikologis dari bullying pada remaja telah membangkitkan minat akademisi untuk men- ciptakan model intervensi game anti-bullying untuk remaja. Tujuan dari proyek ini adalah untuk mengembangkan model intervensi permainan anti-bullying yang akan mendidik siswa sekolah dasar tentang konsekuensi bullying pada usia dini. Proyek ini selesai dengan pembuatan aplikasi game anti-bullying di Construct 2 untuk siswa sekolah dasar kelas tiga. Berdasarkan temuan penelitian, penulis menyimpulkan bahwa per- mainan "Anti Bullying" dikembangkan secara efektif menggunakan Con-struct 2. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang bullying dapat ditingkatkan hingga 50% dengan memainkan game edukasi ini. Analisis pengguna sebelum dan sesudah bermain game menemukan bahwa empat dari tiga belas siswa memahami implikasi dari perilaku bullying. Penulis merekomendasikan agar studi di masa depan meningkatkan dan mengatasi kelemahan penelitian. Penelitian ini menciptakan strategi intervensi permainan anti-bullying untuk anak-anak da- lam bentuk permainan instruksional. Temuan penelitian ini dimaksudkan untuk secara bertahap meminimalkan dampak perilaku bullying pada anak-anak di sekolah yang dimulai sejak usia dini.
Copyrights © 2025