Polusi udara merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan dan industri di Indonesia. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pemantauan kualitas udara secara real time berbasis mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan platform Blynk IoT. Sistem menggunakan sensor MQ-135 untuk mendeteksi konsentrasi gas polutan, serta sensor DHT11 dan DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembaban udara. Untuk meningkatkan akurasi data suhu dan kelembaban, diterapkan algoritma sensor fusion berbasis pembobotan, di mana DHT22 diberi bobot 70% dan DHT11 sebesar 30%. Data hasil pengukuran ditampilkan secara lokal melalui LCD I2C 16x2 dan dikirimkan ke dashboard Blynk IoT melalui koneksi Wi-Fi untuk pemantauan jarak jauh. Sistem juga dilengkapi indikator LED tricolor dan buzzer aktif sebagai peringatan visual dan audio berdasarkan tiga kategori kualitas udara: BAIK (ADC < 1000), SEDANG (ADC 1000–2499), dan BURUK (ADC ≥ 2500). Pengujian dilakukan di empat lokasi berbeda, yaitu ruang terbuka, ruang kelas ber-AC, kamar mandi tertutup, dan dapur saat aktif memasak, dengan hasil nilai ADC masing-masing 487 (BAIK), 612 (BAIK), 1.876 (SEDANG), dan 2.784 (BURUK). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi dan mengklasifikasikan kualitas udara secara akurat, dengan data terkirim ke Blynk Cloud setiap 5 detik dan packet loss hanya 1,2%. Sistem ini terbukti menjadi solusi pemantauan kualitas udara yang akurat, terjangkau, dan andal berbasis IoT.
Copyrights © 2026