Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar masih menghadapi tantangan serius, terutama dalam mengakomodasi perbedaan kemampuan belajar siswa, keterbatasan waktu guru, serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Kondisi ini menuntut adanya upaya pemberdayaan guru yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada penguatan kapasitas pedagogis melalui pemanfaatan teknologi yang relevan dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan pendekatan penguatan kapasitas guru Sekolah Dasar dalam pembelajaran matematika melalui integrasi Deep Learning sebagai pendekatan pembelajaran adaptif di era digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui penelaahan dan sintesis literatur ilmiah yang relevan terkait Deep Learning, pendidikan matematika dasar, dan pemberdayaan guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Deep Learning berpotensi mendukung guru dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih terpersonalisasi, mendeteksi kesulitan belajar siswa secara dini, serta mengurangi beban administratif melalui pemanfaatan sistem penilaian otomatis. Temuan ini menegaskan bahwa Deep Learning tidak berfungsi sebagai pengganti peran guru, melainkan sebagai alat pendukung yang memperkuat pengambilan keputusan pedagogis berbasis data. Dalam konteks pengabdian kepada masyarakat, pendekatan ini dapat diimplementasikan melalui pelatihan literasi data, pendampingan pemanfaatan platform pembelajaran adaptif, serta penerapan model pembelajaran hibrida yang menempatkan guru sebagai fasilitator utama. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual bagi program pengabdian yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Sekolah Dasar secara berkelanjutan dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Copyrights © 2025