cover
Contact Name
Jusmawati
Contact Email
cjournalof@gmail.com
Phone
+6285363842464
Journal Mail Official
jcjusmawati030490@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tidung Mariolo, No. 23, RT/RW : 001/008, Kel : Tidung, Kecamatan : Rappocini, Kota Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Community Service
ISSN : -     EISSN : 31233406     DOI : -
Journal of Community Service is a peer-reviewed and open-access scientific journal with e-ISSN: 3123-3406. The journal is designed as a medium for disseminating knowledge, exchanging scholarly ideas, and fostering philosophical, theoretical, and methodological debates related to education and learning issues. Its primary focus is to publish original research, conceptual studies, and developmental works in the field of social sciences, particularly those connected to community service and educational practices. This journal actively invites contributions from scholars, researchers, educators, activists, and public officials who are engaged with contemporary issues in education and learning. Articles may take the form of empirical research papers, literature reviews, or conceptual discussions that contribute to the advancement of theory and practice. Journal of Community Service is published by Pillar Khafta Jusmadi two times a year, in June and December, ensuring the continuous dissemination of scholarly insights to both academic communities and practitioners.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Sekolah Alam Bosowa dalam Membangun Interaksi Sosial Positif bagi Perkembangan Psikologi Anak Sitti Busyrah Muchsin; Asriani Thahir
Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas Sekolah Alam Bosowa dalam mengoptimalkan interaksi sosial sebagai upaya mendukung perkembangan psikologi anak. Permasalahan yang dihadapi mitra berkaitan dengan berkurangnya intensitas interaksi sosial langsung di tengah dominasi teknologi digital, yang berdampak pada menurunnya kemampuan sosial, kepercayaan diri, dan kesejahteraan emosional anak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan guru, orang tua, dan siswa dalam serangkaian pelatihan, observasi, dan pendampingan. Metode pelaksanaan mencakup tahapan identifikasi masalah, penyusunan strategi interaksi sosial sehat, serta evaluasi perubahan perilaku anak di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek komunikasi interpersonal, empati, dan keterlibatan sosial anak. Guru dan orang tua juga mengalami peningkatan kesadaran akan pentingnya membangun lingkungan sosial yang positif bagi tumbuh kembang psikologis anak. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan peran masyarakat sekolah sebagai ekosistem pendidikan yang mendukung perkembangan anak secara holistik.
Integrasi Etnomatematika Berbasis Lingkungan Alam dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa di Sekolah Alam Bosowa Makassar jusmawati; Nurmala R
Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi etnomatematika berbasis lingkungan alam dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa di Sekolah Alam Bosowa Makassar. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya keterhubungan siswa terhadap konsep matematika formal dengan konteks budaya serta lingkungan sekitar mereka. Melalui pendekatan berbasis alam dan budaya lokal, seperti bentuk-bentuk bangunan sekolah berbentuk segitiga dan persegi, proses pembelajaran diarahkan agar siswa mampu mengaitkan pengalaman konkret dengan konsep abstrak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, melibatkan observasi lapangan, diskusi kelompok, dan proyek pembelajaran berbasis budaya. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, wawancara guru, serta dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep matematika, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata siswa dari 60 menjadi 85. Selain peningkatan kognitif, penelitian ini juga menunjukkan perkembangan aspek afektif, seperti meningkatnya motivasi belajar dan rasa percaya diri siswa terhadap matematika. Pembelajaran berbasis etnomatematika terbukti memperkaya kreativitas guru dalam merancang strategi pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Partisipasi komunitas dan lingkungan sekitar turut memperkuat keberhasilan program melalui dukungan terhadap pelestarian budaya lokal. Kesimpulannya, integrasi etnomatematika berbasis lingkungan alam dapat menjadi pendekatan inovatif dalam pendidikan matematika, karena tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga menumbuhkan kesadaran budaya dan kepedulian lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum yang responsif terhadap budaya lokal serta pelatihan guru untuk penerapan etnomatematika secara lebih luas di sekolah berbasis alam maupun konvensional.
Pendampingan Teaching at the Right Level (TaRL) sebagai Strategi Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Enrekang hafsyah hanafi; Rustiani; Suarti Djafar
Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar guna membentuk pola pikir analitis dan pemecahan masalah yang sistematis. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam menghadapi soal nonrutin dan cenderung bergantung pada prosedur mekanis tanpa memahami konsep mendasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui pendampingan berbasis Teaching at the Right Level (TaRL) di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Pendekatan TaRL diterapkan melalui empat tahapan utama, yaitu pemetaan kemampuan awal, perancangan pembelajaran diferensiatif, pelaksanaan pendampingan, serta evaluasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes berpikir kritis matematis, observasi keterlibatan siswa, dan wawancara guru. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam distribusi kemampuan berpikir kritis, dengan pergeseran dari kategori rendah menuju kategori sedang dan tinggi. Guru juga melaporkan bahwa pendekatan TaRL memudahkan dalam memahami variasi kemampuan siswa dan menyusun strategi pembelajaran yang lebih adaptif. Selain berdampak pada siswa, kegiatan ini turut memperkuat kapasitas pedagogik guru dalam mengimplementasikan asesmen diagnostik dan pembelajaran berbasis kebutuhan individual. Temuan ini menegaskan bahwa TaRL dapat menjadi alternatif efektif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, terutama pada konteks daerah yang menghadapi disparitas kemampuan siswa. Dengan demikian, model pendampingan ini memiliki potensi untuk direplikasi sebagai strategi peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.
Internalisasi Nilai Peduli Lingkungan Melalui Model Pendidikan Sekolah Alam dalam Pembentukan Karakter Siswa Khaerus Syahidi; Fartina
Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan berbasis alam menawarkan pendekatan yang mendalam dalam menginternalisasikan nilai peduli lingkungan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai, sikap, dan perilaku cinta lingkungan di Sekolah Alam melalui aktivitas pembelajaran kontekstual yang melibatkan interaksi langsung siswa dengan alam sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Seluruh data dianalisis secara tematik untuk memahami pola pembiasaan, peran pendidik, dan respon siswa terhadap berbagai aktivitas berwawasan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Alam tidak hanya berfungsi sebagai ruang transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai lingkungan pembentukan karakter melalui habituasi kegiatan seperti konservasi, permainan edukatif, dan kegiatan kolaboratif di luar ruangan. Penerapan metode spider web yang mengintegrasikan tema lingkungan dalam seluruh mata pelajaran terbukti efektif menumbuhkan kecintaan siswa terhadap alam. Selain itu, keterlibatan guru dan dukungan orang tua memperkuat pemahaman anak terhadap pentingnya menjaga ekosistem secara berkelanjutan. Proses internalisasi nilai peduli lingkungan berlangsung melalui pengalaman langsung, refleksi diri, dan keteladanan pendidik. Penelitian ini menegaskan bahwa Sekolah Alam memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk generasi yang berkarakter ekologis dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan. Temuan ini dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan formal untuk mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan secara lebih konkrit dan aplikatif dalam kurikulum pembelajaran.
Internalisasi Nilai Cinta Lingkungan Melalui Model Sekolah Alam dalam Pembentukan Karakter Peduli Anak Usia Sekolah Dasar Ira Rahayu; Muliawati
Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan lingkungan pada anak usia sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peduli dan bertanggung jawab terhadap alam. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai cinta lingkungan melalui model Sekolah Alam yang diterapkan di Sekolah Alam Bosowa Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran berbasis alam. Fokus kajian diarahkan pada interaksi siswa dengan lingkungan, peran guru dalam memfasilitasi nilai ekologis, serta integrasi kurikulum kontekstual yang menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Alam berhasil menanamkan nilai cinta lingkungan melalui kegiatan rutin seperti Psychomotor Activity Day, permainan edukatif di ruang terbuka, dan praktik langsung menjaga kebersihan lingkungan. Anak tidak hanya diajak memahami konsep lingkungan, tetapi terlibat aktif dalam aksi nyata seperti menyusun material alam, merawat tanaman, dan refleksi nilai moral setelah kegiatan. Peran guru sebagai fasilitator nilai karakter terbukti penting, sebab guru tidak hanya mengajar, tetapi mencontohkan perilaku peduli lingkungan dalam keseharian. Internalisasi nilai cinta lingkungan muncul melalui habituasi, simbolisasi, dan refleksi, yang membentuk keterpaduan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Penerapan model Sekolah Alam terbukti efektif dalam membangun kesadaran ekologis dengan pendekatan kontekstual dan humanis. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan berbasis alam dapat menjadi alternatif strategis dalam penguatan karakter peduli lingkungan pada generasi muda di era krisis ekologis.
Penguatan Status Gizi Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis melalui Program Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal: Pendampingan Komunitas di Wilayah Kerja Puskesmas Bara-Baraya Nur Asmi; Ghea Fricillia Sambe; Iriyani Harun; Rifa'atul Mahmudah; Virgiani Fatimah
Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak langsung terhadap risiko kehamilan dan kualitas generasi yang dilahirkan. Di wilayah kerja Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar, masih ditemukan ibu hamil dengan status KEK yang memerlukan pendampingan gizi berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat status gizi ibu hamil KEK melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal yang disertai edukasi dan pendampingan gizi. Program dilaksanakan selama 120 hari dengan melibatkan Puskesmas dan kader kesehatan di enam kelurahan. Sasaran kegiatan adalah sepuluh ibu hamil dengan status KEK dan berisiko KEK. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pemberian PMT berbasis pangan lokal, edukasi gizi, serta pemantauan status gizi melalui pengukuran lingkar lengan atas dan berat badan secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan status gizi pada sebagian ibu hamil, ditandai dengan peningkatan indikator antropometri serta meningkatnya pemahaman ibu terkait pola makan selama kehamilan. Selain itu, keterlibatan kader dan tenaga kesehatan berperan penting dalam mendukung keberhasilan program. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan masalah gizi ibu hamil dan berpotensi untuk direplikasi sebagai model pengabdian berbasis komunitas di wilayah layanan kesehatan primer.
Pemberdayaan Guru dalam Implementasi Project-Based Citizenship Education (PBCE) untuk Penguatan Karakter Peserta Didik di Era Digital: Pemberdayaan Guru dalam Implementasi Project-Based Citizenship Education (PBCE) untuk Penguatan Karakter Peserta Didik di Era Digital A. Alfiani Damayanti; Ardillah Abu; Satriawati
Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SD 7 Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, dalam menerapkan Project-Based Citizenship Education untuk memperkuat karakter peserta didik di era digital. Permasalahan utama yang diidentifikasi mencakup keterbatasan guru dalam merancang pembelajaran PKn yang kontekstual, minimnya integrasi media digital, serta rendahnya variasi aktivitas proyek bagi siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan perancangan pembelajaran berbasis proyek, penguatan literasi digital kewarganegaraan, serta pendampingan implementasi proyek kelas yang relevan dengan konteks sosial lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun perangkat ajar berbasis proyek, pemanfaatan media digital sederhana, serta keterlibatan siswa dalam aktivitas pembelajaran yang mendorong disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Program ini memperlihatkan efektivitas model pemberdayaan guru dalam memperkuat kualitas pembelajaran PKn di sekolah dasar.
Pendampingan Pembiasaan Numerasi Pra-Pembelajaran sebagai Strategi Penguatan Kapasitas Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Dasar hafsyah hanafi; Rustiani S; Suarti Djafar Suarti Djafar
Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi peserta didik sekolah dasar masih menjadi tantangan serius dalam pembelajaran matematika, khususnya pada tahap awal sebelum pembelajaran inti berlangsung. Kondisi ini berdampak pada kesiapan belajar siswa dan efektivitas proses pembelajaran di kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pembelajaran matematika melalui pendampingan pembiasaan numerasi pra-pembelajaran yang dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan di sekolah dasar. Program pendampingan dilakukan dengan melibatkan guru sebagai mitra utama melalui penerapan rutinitas numerasi sebelum pembelajaran utama dimulai. Metode yang digunakan meliputi observasi kelas, pendampingan implementasi kegiatan numerasi, serta dokumentasi proses dan hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesiapan belajar siswa, keterlibatan aktif dalam aktivitas numerasi, serta perbaikan pemahaman konsep dasar matematika. Selain itu, guru mitra menunjukkan peningkatan kemampuan dalam merancang dan mengintegrasikan kegiatan numerasi ke dalam pembelajaran sehari-hari. Pembiasaan numerasi pra-pembelajaran terbukti tidak hanya mendukung pencapaian hasil belajar matematika, tetapi juga memperkuat budaya belajar numerik di lingkungan sekolah. Kegiatan ini merekomendasikan pembiasaan numerasi sebagai strategi pengabdian yang aplikatif dan berkelanjutan untuk mendukung penguatan kompetensi matematika siswa sekolah dasar.
Penguatan Pengetahuan Pasangan Usia Subur melalui Konseling Pra Kehamilan sebagai Upaya Pencegahan Risiko Stunting Berbasis Masyarakat Desa julia ningsih; Fitriani Fitriani
Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan literasi kesehatan dan akses layanan. Salah satu fase yang masih kurang mendapat perhatian dalam upaya pencegahan stunting adalah periode pra kehamilan, padahal fase ini berperan penting dalam menentukan kualitas kehamilan dan tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan pasangan usia subur melalui konseling pra kehamilan sebagai upaya pencegahan risiko stunting berbasis masyarakat di Desa Pakkabba, Kabupaten Takalar. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, konseling pra kehamilan secara interaktif, diskusi kelompok, serta evaluasi pengetahuan melalui pretest dan posttest. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan pasangan usia subur, remaja, dan unsur masyarakat desa sebagai kelompok sasaran utama. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 50,5 persen setelah mengikuti kegiatan konseling. Seluruh peserta juga menunjukkan partisipasi aktif dan kemampuan memahami materi yang disampaikan dengan baik. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling pra kehamilan berbasis komunitas merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kesiapan pasangan usia subur dalam menghadapi kehamilan sehat dan mencegah risiko stunting sejak dini. Program ini berpotensi untuk direplikasi dan dikembangkan sebagai bagian dari strategi penguatan literasi kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Penguatan Kapasitas Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika melalui Integrasi Deep Learning sebagai Pendekatan Pembelajaran Adaptif di Era Digital Nurmala R; Achmad Zultan Mansur; Sirwanti Sirwanti; jusmawati jusmawati
Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Community Service
Publisher : Journal of Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar masih menghadapi tantangan serius, terutama dalam mengakomodasi perbedaan kemampuan belajar siswa, keterbatasan waktu guru, serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Kondisi ini menuntut adanya upaya pemberdayaan guru yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada penguatan kapasitas pedagogis melalui pemanfaatan teknologi yang relevan dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan pendekatan penguatan kapasitas guru Sekolah Dasar dalam pembelajaran matematika melalui integrasi Deep Learning sebagai pendekatan pembelajaran adaptif di era digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui penelaahan dan sintesis literatur ilmiah yang relevan terkait Deep Learning, pendidikan matematika dasar, dan pemberdayaan guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Deep Learning berpotensi mendukung guru dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih terpersonalisasi, mendeteksi kesulitan belajar siswa secara dini, serta mengurangi beban administratif melalui pemanfaatan sistem penilaian otomatis. Temuan ini menegaskan bahwa Deep Learning tidak berfungsi sebagai pengganti peran guru, melainkan sebagai alat pendukung yang memperkuat pengambilan keputusan pedagogis berbasis data. Dalam konteks pengabdian kepada masyarakat, pendekatan ini dapat diimplementasikan melalui pelatihan literasi data, pendampingan pemanfaatan platform pembelajaran adaptif, serta penerapan model pembelajaran hibrida yang menempatkan guru sebagai fasilitator utama. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual bagi program pengabdian yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran matematika di Sekolah Dasar secara berkelanjutan dan responsif terhadap perkembangan teknologi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10