JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
Vol 15, No 3: In Press

APLIKASI DOLOMIT DAN BIOCHAR TONGKOL JAGUNG UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU VARIETAS VIMA 4 PADA TANAH GAMBUT




Article Info

Publish Date
08 Apr 2026

Abstract

Tanah gambut memiliki kendala pH rendah dan tingkat porositas tinggi. Kondisi tersebut menghambat pertumbuhan dan hasil kacang hijau, diperlukan upaya untuk memperbaiki kondisi tanah gambut. Pemberian dolomit dapat meningkatkan pH lahan gambut yang rendah dan pemberian biochar tongkol jagung dapat menurunkan porositas yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mendapatkan dosis kombinasi terbaik antara dolomit dan biochar tongkol jagung terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau var. Vima-4 pada tanah gambut. Rancangan penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dolomit (d) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan (d1 = 15,6 ton/ha), (d2 = 21,1 ton/ha), (d3 = 26,7 ton/ha) dan biochar tongkol jagung (b) dengan 3 taraf perlakuan (b1 = 7,5 ton/ha), (b2 = 15 ton/ha), (b3 = 22,5 ton/ha), diulang tiga kali dengan empat sampel tanaman per unit. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, umur berbunga, berat kering tanaman, volume akar, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per polong, berat biji per tanaman, berat 100 butir biji kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara dolomit dan biochar tongkol jagung. Namun, didapatkan dosis dolomit dan biochar tongkol jagung secara tunggal yang efektif yaitu, 15,6 ton/ha dolomit dan 7,5 ton/ha biochar tongkol jagung.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jspp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Economics, Econometrics & Finance Environmental Science

Description

Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles ...