Abstract: The speed of accessing information and the ease of obtaining references create the potential to improve literacy and the potential for increased plagiarism. This study aims at determining efforts to optimize IoT and AI in improving literacy and efforts to prevent plagiarism. The research was library research that analysze various literature sources such as research articles journals and other relevant sourcesbooks, synthesize and formulating conclusion.. The research results indicated that the increasing of literacy and plagiarism is due to easy access to AI and IoT. The human resources capability in using Internet of Things (IoT) and Artificial Intelligence (AI) wisely based on academic integrity principles can potentially improve literacy in Indonesia. Teacher played roles as motivator, facilitator, and classroom manager if utilized wisely by promoting academic integrity. Educators as facilitators must have the ability in the field of technology so that they can detect the level of similarity of students’ work, in addition to create a culture of literacy through increasing interest in reading, training students to think critically, and providing digital literacy competencies. Increasing literacy and preventing plagiarism through optimizing IoT and AI can be successful if there wasis cooperation and support from education stakeholders.Abstrak: Kecepatan mengakses informasi dan kemudahan mendapatkan referensi menciptakan potensi untuk meningkatkan literasi dan tantangan untuk meningkatknya tindakan plagiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya optimalisasi IoT dan AI dalam meningkatkan literasi dan upaya untuk mencegah tindakan plagiasi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan melalui tahapan mengumpulkan dan yaitu menganalisis dari berbagai sumber kepustakaan seperti artikel jurnal dan buku sumber yang relevan, mensintesis dan menarik kesimpulan lainnya. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi dan kecenderungan tindakan plagiasi disebabkan kemudahan akses dan penggunaan IoT dan AI. Faktor kemampuan Sumber Daya Manusia dalam menggunakan IoT dan AI secara bijak dapat berpotensi untuk meningkatkan literasi di Indonesia apabila dimanfaatkan secara bijak dengan mengedepankan integritas akademik akan berdampak pada optimalisasi literasi. Pendidik berperan sebagai motivator, fasilitator, pengelola kelas sekaligus advisor harus memiliki kemampuan di bidang teknologi sehingga bisa mendeteksi tingkat kemiripan hasil karya siswa, disamping itu penciptaan budaya literasi di sekolah melalui peningkatan minat baca, melatih siswa berpikir kritis, dan memberikan bekal kompetensi literasi digital. Peningkatan literasi dan pencegahan plagiasi melalui optimalisasi IoT dan AI dapat berhasil jika terdapat kerjasama dan dukungan dari stakeholder pendidikan.Â
Copyrights © 2026