Kemampuan literasi siswa sekolah dasar berkaitan erat dengan fokus perhatian dan regulasi diri sebagai dasar dalam proses belajar, khususnya menulis. Hasil observasi awal pada siswa kelas 3 menunjukkan adanya kesulitan dalam mempertahankan fokus, keterlibatan belajar, serta ketekunan dan kerapian tulisan, meskipun kemampuan membaca dasar sudah cukup baik. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapan literasi melalui intervensi psikologi non-klinis berbasis permainan edukatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan game-based learning melalui permainan labirin literasi dan kincir huruf. Partisipan terdiri dari 17 siswa kelas 3 dengan kemampuan yang beragam, dengan data dikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dan hasil tugas menulis. Hasil menunjukkan peningkatan fokus, antusiasme, partisipasi, serta ketekunan dalam menyelesaikan tugas, meskipun kerapian tulisan masih bervariasi. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan edukatif dapat menjadi alternatif yang aplikatif, ekonomis, dan relevan untuk mendukung penguatan literasi dan kesiapan belajar siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026