Evolusi pengajaran Maharah Al-Kalam kini menghadapi transformasi fundamental akibat integrasi Kecerdasan Buatan (AI). Artikel ini bertujuan menganalisis pergeseran paradigma pengajaran bahasa Arab di institusi pendidikan Islam dari metode tradisional menuju model berbasis teknologi digital. Menggunakan metode tinjauan naratif (narrative review), penelitian ini mensintesis literatur dari basis data bereputasi (Scopus, WoS, ERIC) dalam periode 2014-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI, melalui teknologi Natural Language Processing (NLP) dan speech recognition, secara signifikan meningkatkan efisiensi pembelajaran dan mengurangi kecemasan berbicara (Foreign Language Speaking Anxiety). Temuan utama menegaskan perlunya rekontekstualisasi peran guru dari instruktur teknis menjadi pembimbing moral dan kurator kurikulum etis. Artikel ini merekomendasikan model pembelajaran hibrida sebagai solusi untuk mensinergikan kapabilitas kalkulatif AI dengan nilai-nilai spiritualitas pendidikan Islam. Model ini memungkinkan pengembangan kefasihan linguistik yang tinggi tanpa mengerosi identitas karakter siswa di era digital.
Copyrights © 2025