Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan profil proses berpikir reflektif siswa SMP pada materi bentuk aljabar ditinjau dari tingkat kemandirian belajar (tinggi, sedang, rendah). Tiga siswa kelas VII F SMP Negeri 1 Wuluhan dipilih secara purposive mewakili ketiga kategori setelah pengisian angket kemandirian. Data dikumpulkan melalui angket, dua soal uraian aljabar yang dirancang memunculkan lima tahap reflektif Dewey suggestion, intellectualization, guiding idea, elaboration, dan testing the hypothesis by action—serta wawancara semi-terstruktur untuk menelusuri proses berpikir. Analisis data mengikuti model Miles & Huberman mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan; keabsahan dijaga melalui triangulasi teknik dan waktu. Hasil menunjukkan: (1) siswa berkemandirian tinggi menempuh kelima tahap secara utuh, mampu merumuskan masalah, menyusun strategi, mengelaborasi langkah, dan menguji solusi secara mandiri; (2) siswa berkemandirian sedang melalui seluruh tahap tetapi masih goyah pada fase suggestion dan membutuhkan konfirmasi pada tahap pengujian hipotesis; (3) siswa berkemandirian rendah hanya mencapai tahapan awal secara parsial, kesulitan mengembangkan ide dan perhitungan dasar, serta sangat bergantung pada bantuan eksternal.
Copyrights © 2025