Islam Wasaṭiyyah, sebuah konsep yang menekankan pada moderasi dan keseimbangan dalam pemahaman dan praktik Islam, telah menjadi wacana keagamaan yang semakin penting dalam dinamika global kontemporer. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Universitas Al-Azhar dalam mempromosikan Islam Wasaṭiyyah di tengah konstelasi global, serta mengkaji strategi-strategi yang dijalankan oleh Al-Azhar di bawah kepemimpinan Grand Syekh Ahmad al-Tayib dalam mengampanyekan konsep tersebut. Dengan menggunakan pendekatan historis dan analitis, penelitian ini berfokus pada dua aspek utama: pertama, posisi Al-Azhar sebagai institusi pendidikan Islam global dalam membentuk wacana moderasi Islam, dan kedua, implementasi strategi diplomasi keagamaan Al-Azhar melalui berbagai inisiatif internasional seperti konferensi, publikasi ilmiah, dan kerjasama institusional lintas negara. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa Al-Azhar telah berhasil membangun jaringan global yang signifikan melalui Document on Human Fraternity (2019) dan Al-Azhar Observatory for Combating Extremism yang telah mempengaruhi kebijakan dan wacana moderasi Islam di berbagai negara. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa strategi diplomasi keagamaan Al-Azhar telah berkontribusi dalam memperkuat posisinya sebagai otoritas moral dan intelektual dalam mempromosikan Islam moderat di tingkat global.
Copyrights © 2024